Isu Alih Fungsi Gedung SD 2 Palapa Yang Akan Menjadi Bangunan Hotel, SPRI Lampung Gelar Diskusi Publik

403
Isu Alih Fungsi Gedung SD 2 Palapa Bandar Lampung Yang Akan Menjadi Banguna Hotel, SPRI Lampung Gelar Diskusi Publik 01
(dari kanan ke kiri) Risma Moderator, Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Lampung Badri, Ketua Komunitas Minat Baca Indonesia Gunawan Handoko, perwakilan Disdik Kota Bandar Lampung Suwandi Umar, Dewan Pendidikan Lampung. Foto : Reza

Sebatin.com, Bandar Lampung – Terkait adanya kabar yang telah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Bandar Lampung, tentang akan diadakannya penggusuran terhadap sebuah lembaga pendidikan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 (dua) Palapa, yang berlokasi di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, guna dialihfungsikan untuk Bangunan Hotel. Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Lampung menggelar Diskusi Publik yang mengangkat tema ” Masa Depan Dunia Pendidikan dan Nasib SD Negeri 2 Palapa Bandar Lampung”, di Aula Begadang Resto, Selasa (15/08/2017).

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Ketua SPRI Lampung Badri, Ketua Komunitas Minat Baca Indonesia Gunawan Handoko, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Suwandi Umar, serta perwakilan dari Dewan Pendidikan Lampung Yuntardi.

Isu Alih Fungsi Gedung SD 2 Palapa Bandar Lampung Yang Akan Menjadi Banguna Hotel, SPRI Lampung Gelar Diskusi Publik 02
Salah seorang alumni SD N 2 Palapa saat menyampaikan pendapat dalam Diskusi Publik yang di gelar SPRI Lampung dengan Tema ” Masa Depan Dunia Pendidikan dan Nasib SD Negeri 2 Palapa”, di Aula Begadang Resto, Selasa (15/08/2017). Foto : Reza

Diskusi yang berjalan kurang lebih selama tiga (3) jam tersebut berlangsung dengan suasana yang cukup panas dan alot, salah satunya ketika seorang audiens yang mengatasnamakan alumni SD Negeri 2 Palapa, mengajukan permohonan kepada perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, untuk dapat menghadirkan Walikota Bandar Lampung.

“Mohon sampaikan kepada Bapak Herman HN, agar kami dapat ngobrol dengan Bapak Walikota yang terhormat”, ungkap seorang alumni SD N 2 Palapa dengan nada tegas.

Sementara itu Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Suwandi Umar yang juga berlaku sebagai Koordinator Pengawas Sekolah di Kota Bandar Lampung, menkanjikan akan berupaya untuk menyampaikan kepada pimpinannya, yaitu Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung dan Walikota Bandar Lampung Herman HN, atas apa saja yang telah disampaikan oleh seluruh peserta dalam Diskusi Publik tersebut.

“Saya tidak bisa memberikan keputusan apapun, karena saya hanya diutus. Namun secepatnya akan saya sampaikan kepada atasan saya, terkait apa saja point yang menjadi pembahasan dalam diskusi hari ini”, jawab Suwandi Umar.

Sebagai penutup diskusi, perwakilan dari Dewan Pendidikan Provinsi Lampung Yuntardi, mengatakan, bahwa Pemerintah Kota bandar Lampung, secepatnya harus segera meredam isu atas kebijakan akan dibongkarnya SD Negeri 2 Palapa.

“Pemkot Bandar Lampung harus segera meredam, dan bila berkeinginan melakukan relokasi harus melalui kajian yang mendalam”, ungkapnya.

Kegiatan Diskusi Publik yang dimulai pada pukul.14.00 wib tersebut juga dihadiri oleh beberapa mahasiswa dari niversitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Liga Mahasiswa Untuk Demokrasi (LMND), serta puluhan alumni SD Negeri 2 Palapa Tanjung Karang Pusat.

(SO5)

Tinggalkan Komentar Anda