Jadi Pusat Perayaan Hari Kopi Internasional (International Coffee Day), Pemprov Lampung Siap Terima Kedatangan Para Buyer Asia, Eropa dan Amerika

619
Jadi-Pusat-Perayaan-Hari-Kopi-Internasional-(International-Coffee-Day),-Pemprov-Lampung-Siap-Terima-Kedatangan-Para-Buyer-Asia,-Eropa-dan-Amerika.
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, harapkan perayaan International Coffee Day yang dipusatkan di Provinsi Lampung, dapat dimeriahkan pada berbagai kafe, restoran, rumah makan, dan tempat kuliner yang ada di Provinsi Lampung dengan menyajikan kopi robusta Lampung kepada para tamu. Foto : Humas Pemprov Lampung

Sebatin.com, Bandar Lampung – Berupaya mengingatkan kembali program rehabilitasi kopi yang dicanangkan Wakil Presiden RI pada 2014, yang menargetkan peningkatan produktivitas kopi Lampung menjadi di atas 1 juta ton per hektar. Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengajak penikmat kopi merayakan Hari Kopi Internasional (International Coffee Day) yang dipusatkan di Provinsi Lampung. Aneka acara digelar untuk mempromosikan kopi robusta Lampung, termasuk minum kopi gratis bagi yang hadir pada perayaan yang akan dimulai pada 29 September hingga puncaknya 1 Oktober 2017 mendatang.

Gubernur Lampung juga berharap, perayaan Hari Kopi Internasional (International Coffee Day) yang dipusatkan di Provinsi Lampung tersebut juga dapat di gelar dan dimeriahkan di di berbagai kafe, restoran, rumah makan, dan tempat kuliner lainnya yang ada di Provinsi Lampung dengan menawarkan dan menyajikan kopi robusta Lampung kepada para tamu.

“Target kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan konsumsi lokal kopi Lampung. Kami mendorong masyarakat Lampung usia dewasa, uintuk mengonsumsi berbagai rasa dan varian kopi Lampung,” ujar Gubernur Ridho Ficardo, di Bandar Lampung, Senin (18/9/2017).

Lanjutnya, selain meningkatkan kesejahteraan petani kopi melalui teknologi budidaya, kegiatan pertama di Lampung ini juga ingin menumbuhkan destinasi wisata kopi. Perkebunan yang baik akan menjadi daya tarik wisata.

“Perkebunan kopi dapat dijadikan destinasi wisata. Ini sejalan dengan tiga program prioritas pembangunan Lampung, pertanian, industri, dan pariwisata,” kata Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Lampung, Tony Lumban Tobing menjelaskan, bahwa kemeriahan Hari Kopi Internasional tersebut, nantinya akan diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan komunitas penikmat kopi, baik dari dalam maupun luar Lampung. Sejumlah negara buyer Eropa, Asia, Amerika dan para duta besar negara sahabat, telah menyatakan kesiapannya untuk menghadiri acara tersebut.

Tony Lumban Tobing juga menerangkan, rangkaian acara yang akan dimulai pada Jumat malam (29/9/2017) pukul 19.00 di Paradise Hall, Hotel Novotel tersebut, akan mengundang peserta dan masyarakat untuk menikmati lebih dari 1.000 cup kopi gratis.

“Acaranya dikemas rileks agar tercipta suasana menikmati kopi sesungguhnya. Ada pagelaran tari dari Kabupaten Lampung Barat. Sebagai penghasil kopi robustas terbaik, Lampung Barat bakal tampil all out di acara ini,” terang Tony.

Lanjutnya, dan pada Sabtu (30/9/2017), seluruh peserta akan diajak berwisata kopi ke kebun PT Nestle, Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talangpadang, Tanggamus. Di sini para peserta akan mendapat penjelasan tentang budidaya kopi berstandar internasional. PT Nestle Indonesia, dan akan membagikan 60 ribu bibit kopi unggul yang mampu menghasilkan 1 ton per hektare.

Ditambahkannya pula, pada malamnya, Gubernur Lampung akan kembali mengajak masyarakat menikmati kopi gratis di Hotel Novotel lewat acara bertajuk “Ngupi Pay”. Pada gelaran ini, akan tampil berbagai produk kopi dari berbagai sentra di Indonesia dengan grade terbaik. Dan para penikmat kopi juga akan dihibur dengan pemutaran film “Filosofi Kopi”, dan pemilihan Duta Kopi yang disaring dari lima kampus ternama di Provinsi Lampung.

“Ini momen yang tepat bagi penikmat memuaskan selera kopi berkualitas. Dan seluruh rangkaian acara akan dikemas sebaik mungkin, agar para peserta tetap mengingat Lampung sebagai produsen kopi robusta terbaik di Indonesia, bahkan dunia,” tutup Tony Lumban Tobing.

Adv

Tinggalkan Komentar Anda