Jalan Walet Metro Utara Akan Dibangun Rigid

574
Jalan Walet Metro Utara Akan Dibangun Rigid
Jalan Walet yang membentang dari Kelurahan Banjarsari, Purwosari, dan Purwoasri Kecamatan Metro Utara. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Jalan Walet yang membentang dari Kelurahan Banjarsari, Purwosari, dan Purwoasri Kecamatan Metro Utara direncanakan akan dibangun Rigid (Cor, red) pada tahun 2018.

Jalan yang merupakan salah satu akses menuju ke pabrik minyak Tomo tersebut kini mengalami banyak kerusakan. Namun demikian, pihak perusahaan Tomo bersedia untuk membantu anggaran pembangunan.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Metro, Sardi menjelaskan, Jalan Walet tersebut panjangnya mencapai 3 km yang pintu masuknya dari Jalan Pattimura. Jalan ini, meski sudah dilakukan perbaikan akan rusak kembali lantaran jalan tersebut bertonase maksimal 5 ton namun sering dilalui mobil lebih dari 5 ton.

“Langkah pembangunan Rigid ini adalah solusi satu-satunya. Namun perusahaan Tomo telah berjanji untuk ikut membangun sepanjang 500 meter dengan anggaran sebesar Rp. 2,5 miliar termasuk pembangunan drainasenya,” terang Sardi di ruang kerjanya, Rabu (29/3/2017).

Jalan Walet Metro Utara Akan Dibangun Rigid 2
Peninjauan Jalan Walet oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Metro. Foto: Hendra – Sebatin.com

Dikatakannya, langkah pembangunan rigid di jalan tersebut memang ada yang krusial, yakni adanya pelebaran jalan. Namun hanya sekitar 1,5 – 2 meter dan ini juga telah selesai karena pemilik sudah mengikhlaskan. Artinya tidak ada ganti rugi.

“Lebar Rigid nantinya 6 meter ditambah lebar drainase 75 cm di kanan dan kiri. Untuk berapa panjang pembangunan melalui APBD Kota Metro, kami belum bisa pastikan mengingat pembangunannya masih di tahun 2018, dan ini pun disesuaikan dengan APBD Metro. Sebab jika anggaran difokuskan ke titik ini, maka anggaran akan tersedot ke sini akibatnya tidak ada pembangunan di jalan yang lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, Jalan Walet merupakan jalan yang memiliki koneksitas dengan jalan provinsi dan jalan negara. Karenanya, dirinya akan melakukan usulan terkait pembangunan jalan Walet mengingat ini sudah sesuai dengan arahan Bapenas.

“Sudah berapa ribu meter kubik sendiri batu belah yang dihabiskan oleh Perusahaan Tomo untuk masuk ke jalan itu. Ternyata tidak menyelesaikan masalah. Rigid adalah solusinya,” tutupnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda