Jumlah Parkir Resmi di Kota Metro Ada 101 Titik

252
Jumlah Parkir Resmi di Kota Metro Ada 101 Titik
Kantor UPT Perparkiran Dishub Kota Metro. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Jumlah kantong parkir di Kota Metro tahun 2017 ini berjumlah 101 titik. Dari jumlah tersebut, 95 titik merupakan parkir khusus atau yang memang disediakan oleh pemerintah, sedangkan sisanya merupakan parkir umum yang berada di tepian jalan.

Kepala UPT Parkir Kota Metro Zulkarnain menjelaskan, sebenarnya kantong parkir di Kota Metro secara keseluruhan berjumlah 125 titik. Namun, 24 kantong parkir masih dalam tahap uji coba agar masuk dalam PAD Kota Metro lantaran belum memiliki kontinyuitas dalam setoran.

Selain itu, jumlah parkir kategori umum yang sebelumnya berjumlah 24 titik, kini hanya berjumlah 11 titik. Ini, lantaran parkir umum di jalan Imam Bonjol tidak diperbolehkan.

“Yang 24 ini memang sedang kita coba masukkan agar berkontribusi ke PAD. Di tahun 2016 lalu yang khusus 69 titik, kalau sekarang sudah 95 titik yang khusus. Yang umum tinggal 11. Dulunya ada 24 titik sekarang 11 titik karena di jalan Imam Bonjol tidak diperbolehkan,” jelasnya.

Ia menuturkan, dari seluruh kantong parkir resmi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani memiliki jumlah income yang paling banyak dibanding kantong parkir lainnya. Pasalnya, dalam satu tahun dana parkir dari RSUD Ahmad Yani sekitar Rp. 200 jutaan.

“Kemudian parkir di Chandra dan Pasar Cendrawasih yang paling banyak kedua. Kalau Chandra dan Cenderawasih rata-rata hampir Rp. 100 jutaan. Kalau kantong parkir lainnya di bawah Rp. 100 an juta,” tuturnya.

Target perolehan PAD, lanjut Zulkarnain, dari sektor parkir tahun 2017 ini sama dengan tahun 2016 lalu, yakni sebesar Rp 170.000.000.000.

“Target tahun ini memang sama dengan tahun kemarin cuma tahun lalu tidak tercapai hanya sekitar Rp. 953 juta sekian. Saya optimis target ini tercapai kalau melihat kinerja dari kawan-kawan ke depan maksimal. Karena menjelang 3 bulan ini hampir 200 jutaan uang yang masuk, sedangkan dua bulan kemarin hampir Rp. 150 sekian juta. Kalau ke depan kinerja kawan-kawan ini maksimal bisa tercapai,” paparnya.

Ia menambahkan, uang parkir yang ditetapkan Pemkot Metro untuk mobil sebesar Rp. 2000 sedangkan untuk sepeda motor Rp. 1000.

“Sesuai dengan Perwali tahun 2016 lalu, untuk motor Rp. 1000 kalau mobil Rp. 2000. Kita sudah lakukan sosialisasi kepada petugas parkir bahwa tidak boleh meminta dengan paksa. Kalau dikasih Rp. 2000 untuk motor ya kembalikan yang Rp. 1000. Cuma kalau ada pemilik motor yang ngasih Rp. 2000 kemudian dikembalikan yang Rp. 1000 tidak mau, ya tidak apa-apa,” tambahnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda