Jumlah PNS Minta Cerai Meningkat, BKD Kabupaten Pringsewu ‘Ruwet’

78
Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pringsewu. Foto : Sanusi - Sebatin.com

Sebatin.com, Pringsewu – Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengajukan surat izin cerai di Kabupaten Pringsewu mengeluhkan lambannya pelayanan di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD) setempat.

Hal ini seperti yang dikatakan oleh salah satu Guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 0.2 Pringsewu, Suhertin kepada Sebatin.com. Dirinya mengaku, sejak awal Januari tahun ini, ia sudah memasukan berkas izin cerai ke Kantor BKD. Namun, sampai hari ini, ia belum mendapatkan panggilan untuk pembinaan.

“Padahal saya sangat berhara agar urusan ini cepat selesai, sebagai bahan kelengkapan pengajuan izin cerai ke Inspektotat,” jelasnya

Sementara itu, BKD melalui Kepala Bidang (Kabid) yang membidangi Perceraian, Ahmad Rosid menuturkan, berkas izin perceraian dari PNS yang masuk ke BKD pada awal tahun 2018 mengalami peningkatan dari sebelumnya tahun 2017.

“Pada bulan Januari ini saja, sudah ada 7 berkas izin cerai. Ini angka yang cukup banyak dibandingkan tahun 2017 kemarin,” kata Rosid, Selasa (30/1/2018), Kemarin.

Rosid mengaku, pihaknya cukup kesulitan dalam menyusun agenda pemanggilan terhadap para penggugat untuk diberikan pembinaan. Sebab, lanjutnya, apabila ada 7 orang penggugat, pihaknya harus melakukan 14 pemanggilan, yakni masing-masing yang menggugat dan yang tergugat dilakukan pemanggilan sebanyak 7 kali.

“Dan ini sudah Prosedur yang harus dilakukan,” imbuhnya.

Rosid pun menyampaikan permohonan maaf kepada PNS yang sudah menyampaikan berkas izin cerai ke Kantor BKD Pringsewu, yang hingga saat ini belum mendapat panggilan pembinaan. Ia berjanji, awal Februari mendatang, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada 7 pasangan yang mengajukan permohona cerai.

Reporter  : Sanusi
Editor      : Addarori Ibnu Ward

Tinggalkan Komentar Anda