Kajari Metro Akan Lanjutkan Kasus Dugaan Korupsi Dinkes Metro

422
Kajari Metro Akan Lanjutkan Kasus Dugaan Korupsi Dinkes Metro
Kajari Kota Metro Ivan Jaka saat diwawancarai awak media di Kantor Kejaksaan setempat, Rabu (08/03/2017) lalu.

Sebatin.com, Kota Metro – Kasus dugaan korupsi pengadaan komputer dan genset dengan anggaran Rp. 1 milyar tahun 2015 di Dinas Kesehatan saat ini sudah masuk tahap penyidikan, kini penanganannya akan dilanjutkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Metro.

Hal tersebut disampaikan Kajari Kota Metro yang baru Ivan Jaka, dirinya berjanji untuk tetap melanjutkan penanganan kasus dugaan korupsi tersebut.

“Memang saya di sini masih baru menjabat dan terkait kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan, saat ini masih terus kita dalami termasuk siapa-siapa calon tersangkanya, karena uraian perbuatannya masih dalam tahap penyidikan dan kami belum melakukan gelar perkara,” ujar Kajari Metro Ivan Jaka saat diwawancarai awak media di halaman kantin kantor kejaksaan setempat, Rabu (08/03/2017).

Dirinya menjelaskan, pihak Kejari Metro akan secepatnya melakukan gelar perkara kasus tersebut.

“Nanti akan diberitahu. Namun demikian prinsipnya kita akan segera menangani penyidikan kasus tersebut. Apalagi ini sudah masuk dalam tahap penyidikan,” ujarnya.

Dalam proses penyidikan tersebut pihaknya akan memperdalam sejauh mana perkembangan dan dimungkinkan ada orang lain yang terlibat.

“Ini kita akan memperdalam terlebih dahulu karena kemungkinan ada perkembangan-perkembangan baru yang bisa saja tidak tertuju pada seseorang saja. Dan kita dalam waktu dekat ini segera akan melakukan gelar perkara. Kalau untuk berkas perkara sudah lengkap, bahkan dari pemeriksaan saksi-saksi sudah semua, tinggal menunggu hasil audit dari BPKP karena dari hasil audit yang menimbulkan kerugian negara ini merupakan salah satu alat bukti dan tentu didukung dengan alat bukti lain sesuai dengan pasal 184 KUHAP,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya sebelumnya telah memeriksa sebanyak 25 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Kota Metro hingga saat ini belum satupun yang ditetapkan tersangka. Adapun kasus dugaan korupsi yang sudah masuk dalam penyidikan tersebut ialah pengadaan komputer untuk penunjang aplikasi e-Puskesmas tahun anggaran 2015 senilai Rp. 660.000.000 dan pengadaan genset dengan nilai kontrak sebesar Rp. 340.000.000. (Arby)

Tinggalkan Komentar Anda