Kematian Adiknya Dianggap Janggal, Kakak Kandung H Lapor Polda dan Komnas HAM

373
Kematian Adiknya Dianggap Janggal, Kakak Kandung H Lapor Polda dan Komnas HAM
Foto: Dok. Ibrahim

Sebatin.com, Kota Metro – Kematian H (35) warga Handuyang Ratu, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) di pasar Cenderawasih Kota Metro yang diamankan pedagang dan pengunjung pasar pada hari Rabu (30/11/2016), dinilai janggal oleh pihak keluarga.

Ibrahim (42), kakak korban menuturkan, hal yang membuat kematian adiknya masih janggal, yakni di bagian kaki kiri dan kanan terdapat luka lecet dan luka lebam, di bagian mata sebelah kanan terdapat luka lebam, dan dari mulut terdapat luka dan mengeluarkan darah. Padahal, berdasarkan penelusurannya, diperkuat dengan foto dan saksi yang melihat saat H diamankan oleh pihak Polres Kota Metro, adiknya tersebut masih dalam keadaan sehat.

Kematian Adiknya Dianggap Janggal, Kakak Kandung H Lapor Polda dan Komnas HAM 1
Foto: Dok. Ibrahim

”Jadi kesimpulannya, telah terjadi penganiayaan berat terhadap adik saya yang mengakibatkan banyak luka di tubuhnya, sehingga adik saya meninggal dunia pada Sabtu (03/12/2016) pukul 17.05 di RS Imanuel Bandar Lampung,” tuturnya.

Ia menceritakan, awal kecurigaannya bermula pada saat dilakukan penangkapan terhadap adiknya, Rabu (30/11/2016). Sekitar pukul 14.50 WIB adiknya sempat dirawat di RSUD Ahmad Yani dan pukul 18.30 WIB dirujuk ke RSU Abdoel Moeloek, Bandar Lampung.

Kematian Adiknya Dianggap Janggal, Kakak Kandung H Lapor Polda dan Komnas HAM 2
Foto: Dok. Ibrahim

Menurut pihak RSU Abdoel Moeloek, terusnya, H mengalami luka yang sangat fatal karena banyaknya retakan di tengkorak kepala dan terjadi pendarahan pada bagian otaknya.

”Setelah itu saya dan keluarga yang lain ingin dilakukan operasi terhadap H untuk mengeluarkan pendarahan di bagian otak, tetapi pihak RSU Abdoel Moeloek menyarankan untuk dirujuk ke RS Imanuel Bandar Lampung. Kemudian setelah dibawa ke RS Imanuel, dilakukan operasi untuk mengeluarkan darah dari otaknya dan mengangkat sebagian tulang tengkorak dan kondisinya masih belum sadarkan diri (Koma). Tetapi setelah dirawat beberapa hari adik saya meninggal dunia. Dari kejadian ini yang membuat saya ingin mencari tahu apa yang terjadi pada adik saya,” ungkapnya.

Kematian Adiknya Dianggap Janggal, Kakak Kandung H Lapor Polda dan Komnas HAM 3
Foto: Dok. Ibrahim

Ia dan keluarganya berharap, siapapun yang melakukan penganiyaan terhadap adiknya, dapat diproses secara hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Kami juga berharap adik saya mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum dan hak untuk hidup, yaitu dengan adanya pihak yang bertanggung jawab terhadap penganiyaan yang mengakibatkan adik saya meninggal dunia,” harapnya.

Atas kejadian yang dialami H tersebut, akhirnya pihak keluarga melaporkan kejanggalan ini ke pihak yang berwajib, dalam hal ini Kepolisian Daerah (Polda) Lampung dengan bukti laporan, Nomor: STTPL/1542/XII/2016/Lpg/SPKT. Selain itu, mereka pun melaporkannya ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). (Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda