Ketua DPD GMNI Jatim Ikut Mengecam Sikap AS Atas Yerussalem

249
Ilustrasi GMNI. Sumber : Istimewa

Sebatin.com, Surabaya – Beberapa hari yang lalu, Donald Trump selaku presiden Amerika Serikat (AS) menyampakan sikap politiknya atas kedudukan Yerussalem, dimana, Kota suci tiga agama ini diklaim sebagai Ibu Kota Israel. Sikap AS ini memantik banyak kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Timur, Sabtu (9/12).

Muhammad Ageng Dendy Setiawan, Ketua DPD GMNI Jatim mengatakan, keputusan AS perlu disikapi dengan tegas. Sebab, dengan adanya sikap politik tersebut, konflik antara Palestina dan Israel yang sudah lama ini akan semakin memanas.

“Saya rasa presiden Amerika Serikat sudah kelewat batas dan harus Di tegur bahkan kalau bisa Di sikapi dengan keras” ucap pria yang akrab di sapa Dendy.

Dendy juga mendorong pemerintah untuk mengusir Dubes AS di Indonesia jika tetap bersikeras mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

“Pemerintah Indonesia harus bersikap tegas kepada statemen presiden Amerika Serikat, jika Donald Trump masih tetap kekeh untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel maka, pemerintah Indonesia harus menunjukan sikapnya dengan mengusir dubes Amerika,” Imbuh Dendy.

Ia juga mengingatkan kembali amanah pembukaan undang undang dasar 1945 tentang kemerdekaan ialah hak segala bangsa. Selain itu, Indonesia harus menyuarakan soal kemanusiaan di Dunia Internasional.

“Pemerintah dan masyarakat Indonesia juga harus mengingat kembali amanah pembukaan undang undang dasar 1945 tentang kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan konflik yang ada disana itu sudah tidak manusiawi, Indonesia harus menyuarakan soal kemanusiaan di Internasional khususnya di konflik Israel dan Palestina,” Terang Dendy yang juga lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Dendy juga mengutip pesan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno tentang kemerdekaan Palestina. “Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel. Itu pesan bapak proklamasi kita,” tutup Dendy melalui sambungan Telfonnya.

Reporter : Ibnu
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda