Ketua DPRD Kota Metro Hadiri Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2017

281
Ketua DPRD Kota Metro Hadiri Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2017
Ketua DPRD Kota Metro Ana Moorinda yang juga menjabat Ketua GRANAT Kota Metro, saat diwawancarai media usai mengikuti acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017, yang berlangsung di gedung Barokah Meeting Point (BMP) Kota Metro, Rabu (19/07/2017). Foto : Sebatin.com

Sebatin.com Kota Metro – Ketua DPRD Kota Metro Ana Moorinda yang juga menjabat sebagai Ketua GRANAT Kota Metro, sangat mengapresiasi atas kegiatan sosialisasi dan kampanye Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro, sekaligus sebagai peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017, yang berlangsung di gedung Barokah Meeting Point (BMP) Kota Metro, Rabu (19/07/2017).

Dihadapan rekan-rekan media, usai kegiatan sosialisasi, Ana Moorinda mengatakan, sangatlah penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengetahui dan memahami bagaimana cara melakukan pencegahan atau antisipasi terhadap penyebaran barang haram tersebut sejak dari dari awal atau dini. Karena, menurutnya penyebaraan narkoba saat ini tidak mengenal batas umur, kelas sosial. Bahkan yang pemahaman agamanya tinggi pun terkadang, tidak akan menyadari bahwa dalam tubuhnya ternyata telah terjangkit narkoba.

“Nah terkadang kita tidak sadar bahwa narkoba ini masuk kedalam diri kita, seperti dari makanan-makanan contohnya permen-permen yang dikonsumsi anak-anak. Ini juga berarti pengawasan orang tua dan para guru harus lebih ditingkatkan lagi. Terutama para guru disekolah untuk ikut mengawasi keberadaan jajanan dikantin-kantin sekolah atau yang ada di sekitarnya, pastikan jajanan tersebut sehat dan tidak mengandung narkoba. Dan hal ini harus dilakukan secara terus menerus, sesering mungkin”, ujarnya.

Lanjutnya, permasalahan pencegahan terhadap penyebaran dan penyalahgunaan narkoba tersebut tidak bisa selamanya selalu ditumpukan pada aparat kepolisian dan BNN. Semua elemen yang ada di masyarakat dan pemerintahan baik dari jajaran yang paling dasar yaitu RT, RW, harus lebih serius lagi dalam penanganan pencegahan narkoba.

“Gak bisa kita cuma mengandalkan pihak kepolisian dan BNN saja, berapa sih personil mereka ?. Intinya semua warga masyarakat harus mengambil peran dalam upaya pemberantasan narkoba ini, tentunya dengan tetap bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. Perlu adanya kesadaran dari semua pihak”, tegasnya.

Kemudian, terkait adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Metro yang beberapa waktu lalu berhasil diamankan oleh pihak Polres Kota Metro akibat menyimpan dan mengkonsumsi barang haram tersebut, selaku Ketua DPRD Kota Metro, Ana Moorinda merasa kecewa dan sangat berharap pihak kepolisian dapat segera menuntaskan permasalahan tersebut dan menjaring sampai ke akar-akarnya.

“Sangat kecewa, seharusnya dapat menjadi contoh bagi masyarakat. Tapi ya itu, terkadang memang kita semua nggak sadar, kalau ternyata kita sudah menjadi pecandu. Dan saya rasa Hukum dan UU di negara ini sudah jelas, penegak hukum pasti memeiliki pegangannya sendiri, maka mari kita percayakan kepada mereka, apakah nanti mau di rehab atau di teruskan pidananya”, ungkapnya.

Selaku Ketua DPRD Kota Metro, Ana Moorinda juga dengan tegas menyatakan kesiapan dan kesanggupannya, atas pertanyaan media, terkait wacana BNN Kota Metro yang akan melakukan kegiatan pemeriksaaan urine di kalangan pemerintahan setempat serta DPRD Kota Metro.

“Kami siap, dan saya apresiasi. Sebelum kami nyalon juga ada tes kesehatan, dan hampir semua partai juga mewajibakan bagi para calonnya yang akan duduk di dewan untuk di lakukan tes narkoba. Dan ketika terpilih sebelum dilantik ada tes kesehatan dan narkoba lagi”, tutupnya.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda