Kota Metro Akan Miliki Tempat Wisata Baru

928
Kota Metro Akan Miliki Tempat Wisata Baru
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Metro Yeri Ehwan. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Metro berencana akan memanfaatkan potensi yang ada di Kota Metro untuk dijadikan objek wisata. Tempat tersebut, yakni Bumi Perkemahan (Buper) Sumbersari Bantul, Hutan Kota Linara, Hutan Kota Tejosari, Dam Raman, dan Gua Warau.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Metro Yeri Ehwan, Jumat (27/1/2017). Ia menjelaskan, dari beberapa tempat yang akan dijadikan destinasi wisata tersebut, nantinya setiap objek wisata memiliki ciri tersendiri yang akan membuat obyek wisata tersebut mempunyai daya tarik bagi pengujung.

”Memang rencananya seperti itu. Jadi nanti masing-masing tempat wisata itu akan memiliki ciri tersendiri. Walaupun nanti ada beberapa wahana yang sama dengan tempat wisata yang lain dan ini masih kita cari,” ungkapnya.

Hutan Kota Tejosari, lanjutnya, karena berdekatan dengan fasilitas olahraga dan lapangan tembak polres, direncankan akan dibuat bertema olahraga semacam outbond dan lainnya. Untuk Buper, rencana akan dibuat semacam kebun binatang mini, lengkap dengan kereta gantung.

”Untuk tempat wisata lainnya, ini yang masih kita cari, akan dibuat seperti apa. Untuk Buper memang rencananya kita buat kebun binatang mini lah dan karena kontur persawahan yang naik, itu bagus untuk dibuat kereta gantung. Cuma kendalanya di sana kan areal persawahan. Dan itu juga memerlukan biaya yang besar,” lanjutnya.

Termasuk juga, terus Yeri, pemanfaatan tanah bengkok yang di Kelurahan Purwoasri Metro Utara yang bisa dijadikan obyek wisata.

”Belum lama ini sudah ada kelompok petani yang mengajak kerjasama untuk di tanah bengkok itu mau ditanami pisang yang bisa dieskpor . Ada juga yang meminta space di sana untuk dijadikan untuk track untuk motor. Ada juga yang meminta untuk dijadikan pemancingan. Tapi nanti di sana yang cocok ya agro wisata,” terusnya.

Untuk sungai yang didekat tanah bengkok, sebenarnya bisa dikembangkan juga menjadi destinasi wisata. Namun, untuk mengangkat enceng gondok dan rumput yang menutupi sungai tersebut membutuhkan biaya yang besar.

”Bisa dijadikan keramba-keramba ikan, untuk kapal-kapalan, tapi ya itu tadi biayanya besar untuk mengangkat enceng gondok dan rumput itu,” bebernya.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, juga bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Metro. Ini, untuk mempromosikan pariwisata dan meningkatkan peran masyarakat guna pengembangan pariwisata Kota Metro.

”Kita juga bekerjasama dengan Pokdarwis. Tadi ini tim kita dan Pokdarwis meninjau kembali Buper,” paparnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda