Kunjungan Wisatawan Ke Lampung Diprediksi Meningkat di 2018

7
Kunjungan-Wisatawan-Ke-Lampung-Diprediksi-Meningkat-di-2018
Menara Siger Lampung. Foto : Rls

Sebatin.com, Bandar Lampung – Intensitas kunjungan wisatawan Nusantara ke Lampung pada tahun 2018, diprediksi akan meningkat. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budiharto, di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Budiharto juga menjelaskan, target kunjungan wisata Lampung terus mengalami kenaikan, bahkan over target. Pada 2016, target lima juta kunjungan wisata, tembus hingga enam juta. Tahun 2017 target kunjungan wisata tujuh juta, ternyata mencapai delapan juta. “Yang merilis angka delapan juta kunjungan wisata Lampung itu kan Kementerian Pariwisata dan Telkom. Sehingga, keluarlah berita bahwa kunjungan wisata Lampung mengalahkan Bali pada waktu itu”, kata dia.

“Dengan hasil ini, kami yakin di 2018 kunjungan wisatawan ke Lampung akan meningkat”, ungkapnya.

Disampaikan pula oleh Budiharto , bahwa Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, mengatakan, bahwa capaian tersebut, lebih banyak ditunjang oleh beberapa acara yang digelar di Lampung. Di antaranya Hari Keluarga Nasional, Hari Kopi Internasional, dan sejumlah acara nasional lainnya yang mulai gencar memilih Lampung sebagai tuan rumah. “Ini tak lepas dari makin mudahnya akses ke Lampung, baik melalui darat maupun melalui Bandara Radin Intan II”, ucap Budiharto.

Pada Oktober 2017 lalu, kunjungan wisatawan Nusantara di Lampung mencapai 8,8 juta. Sedangkan Bali mencapai 8,5 juta pengunjung. Kunjungan ke Lampung tersebut didominasi oleh wisatawan dari Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi.

Gubernur Lampung juga menambahkan, meskipun tidak termasuk dalam program Bali Baru, yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, Lampung terus mengalami peningkatan kunjungan wisatawan. Bahkan pada 2016, kunjungan wisatawan mancanegara di Lampung mencapai 155.053 pengunjung. Capaian tersebut meningkat sekitar 40 ribu dari tahun 2015, yakni 114.907 wisatawan.

“Ini prestasi seluruh pelaku pariwisata, mulai pengelola hotel, restoran, pengelola tempat wisata, dan transportasi. Sektor-sektor ini yang punya efek ganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat”, terangnya.

“Pertumbuhan hotel di Lampung sendiri naik. Beberapa di antaranya bahkan ditopang dengan lokasi yang tidak jauh dari destinasi wisata. Beberapa dekat dengan Pulau Pahawang dan pulau-pulau di sekitar Teluk Lampung, sehingga bisa dikemas menjadi one day tour”, tutup Budiharto menyampaikan ucapan Gubernur Lampung.

(Rls)
Editor : Ade Embun

Tinggalkan Komentar Anda