Kurangi Pengangguran di Bumi Sai Wawai, DPRD Metro Minta Juru Parkir di Utamakan Warga Metro

2
DPRD Metro Minta Juru Parkir di Utamakan Warga Metro
Wakil Ketua Komisi I DPRD KOta Metro, Nasrianto Effendi. Foto : Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, melalui Wakil Ketua Komisi I, Nasrianto Effendi, sangat menyayangkan adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kota Metro, terkait keputusan pengelolaan lahan parkir di areal Shoping Centre, kepada warga yang berdomisili di luar Kota Metro.

“Kita bukan mau menghalang-halangi orang untuk bisa bekerja di Kota Metro. Tapi, untuk parkir ini kan masuk Kas Daerah, jadi ya diutamakan warga kita dulu, masyarakat Kota Metro. Terkecuali, sudah nggak ada lagi masyarakat Kota Metro yang mau jadi pekerja parkir, baru silahkan berikan kepada warga dari luar Metro”, ujarnya saat dihadapan media, Rabu (14/02/2018).

Nasrianto mengaku, para petugas parkir Shoping Centre Kota Metro tersebut, sebelumnya juga sudah mendatangi DPRD Kota Metro, guna mengadu kepada para wakil rakyat, terkait permasalahan pemecahan areal lahan parkir oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Metro . “Namun, setelah itu belum termonitor oleh para anggota dewan Kota Metro, jika setelah dipecah, ternyata ada sebagian lahan parkir yang diberikan kepada masyarakat luar Kota Metro”, ujarnya.

“Waktu itu kita ngobrol dengan pihak Dishub, janjinya petugas harus ikut aturan, termasuk kelengkapan baju seragam, karcis, dan lainnya. Dan SK dikeluarkan hanya dari dinas, bukan UPT. Ini supaya tidak ada SK ganda, tapi kok nyatannya ada yang diberikan pada warga luar Metro, kita belom tahu itu”, terang Nasrianto.

Dirinya sangat berharap, untuk Pemkot Metro agar segera dapat merevisi keputusan tersebut. Hal tersebut layak dilakukan guna tingkat pengangguran dan adanya potensi konflik. “ Jangan sampai kebijakan keluar malah menimbulkan kecemburuan, dan memancing masalah baru yang lebih besar”, terangnya.

“Kita semua tau, pernah ada gangguan keamanan gara-gara rebutan lahan parkir, waktu itu sesama warga Metro. Masalah di seputaran pasar itu kan sensitif dan rawan konflik, jadi jangan sampai terulang, hanya karena keluar kebijakan yang tidak bijak. Kita minta tinjau ulang, dan selesaikan dengan bijak”, tutupnya.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda