Lakukan Napak Tilas, Kades Surabaya Udik dan Warga Ziarah Ke Makam Minak Andika Pulun

723

Video Sebatin.com, Sukadana – Desa Surabaya Udik adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur. Awalnya daerah ini lebih dikenal dengan nama Kebon Cang, yang di huni oleh beberapa pedagang asal negeri cina, dan kemudian pada tahun 1927 mulai ramai didatangi oleh penduduk dan para tokoh yang berasal dari Kampung Tua yaitu Kampung Surabaya Ilir Kabupaten Lampung Tengah, yang menjadi perintis terbentuknya wilayah pemukiman baru, yang dalam bahasa Lampung disebut NYUSUK yang artinya memulai dari awal.

Ketaatan masyarakat Desa Surabaya Udik dalam menjalankan ibadah guna lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta ditandai dengan didirikannya sebuah masjid pertama pada tahun 1938, di tahun yang sama pula terbentuk sebuah tatanan pemerintahan dengan menunjuk salah seorang tokoh masyarakat untuk dijadikan Kepala Kampung atau Kepala Desa. Hingga saat ini Desa Surabaya Udik telah dipimpin oleh 14 orang Kepala Desa.

1938 – 1942 M. Thoyib / 1942 – 1949 PN. Pucung / 1949 – 1953 Abdullah Sani / 1953 – 1955 Tuan Rajo Sakti / 1955 – 1958 Abdullah Sani / 1958 – 1967 Sahbudin / 1967 – 1975 Mochtar NS / 1975 – 1979 M. Nuh / 1979 – 1980 Abdul Mutolib / 1980 – 1988 Imansyah / 1988 – 1997 Saimin Muhsin / 1997 – 1998 Hanafiah / 1998 – 2008 Saimin Muhsin / 2008 – Sekarang Ismail.

Dalam kepemimpinannya sebagai Kepala Desa Surabaya Udik, Ismail bersama warganya mencoba untuk mempertahankan ingatan tentang napak tilas terbentuknya Desa Surabaya Udik, salah satunya dengan melaksanakan Ziarah ke makam Syekh Malik Abdullah bin Nurul Alam dengan gelar Minak Andika Pulun, yang berlokasi di Kampung Tua yaitu Desa Surabaya Ilir Kecamatan Bandar Surabaya Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H.

Masyarakat Desa Surabaya Udik yang terdiri dari enam (6) dusun tersebut juga akan berupaya, untuk Ismail agar dapat terus memimpin masyarakat Desa Surabaya Udik, dengan harapan kegiatan-kegiatan napak tilas dan ziarah ke makam Syekh Malik Abdullah bin Nurul Alam dapat terus terselenggara, guna meneruskan pengetahuan sejarah berdirinya Desa Surabaya Udik kepada para generasi muda setempat.

(Tarmizi)
Editor : Embun

Tinggalkan Komentar Anda