Lampung Tengah Kenalkan Sistem Informasi Manajemen ASN Online

62
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menerapkan sistem informasi manajemen (SIM ASN) online. Foto : Istimewa

Sebatin.com, Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menerapkan sistem informasi manajemen (SIM ASN) online. Tujuan dari kebijakan ini untuk memberikan pelayanan yang cepat dan prima di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala BKPSDM Lampung Tengah Candra Puasati menuturkan, SIM ASN Online merupakan salah satu inovasi BPKSDM dalam rangka mempermudah pelayanan ASN menyangkut beberapa aspek. Diantaranya, melalui program ini beberapa birokasi di lingkungan ASN menyangkut kenaikan gaji berkala, kenaikan pangkat dan pensiun dapat dilakukan secara otomatis.

SIM ASN Online dibuat, katanya, untuk menyikapi banyaknya jumlah PNS di Kabupaten Lampung Tengah yang mencapai 11.710 orang. Mereka tersebar dibanyak unit organisasi seperti Dinas, Badan, Kantor, Kecamatan, Kelurahan, UPT dan Sekolah (TK, SD dan SMP).

Setiap tahun, dari jumlah PNS tersebut ada sekitar 5.967 orang yang berhak menerima penghargaan berupa kenaikan gaji berkala (KGB). Untuk kenaikan pangkat melayani lebih kurang 2.000 PNS setiap periodenya (April dan Oktober), sedangkan Pensiun mencapai 500 PNS setiap tahunnya.

“Sementara rasio jumlah yang menangani pelayanan tersebut tidak berbanding lurus. Dengan kondisi ini tentunya akan menimbulkan banyak permasalahan pelayanan hak-hak PNS, mulai dari keterlambatan usulan, kekurangan berkas persyaratan, dan masalah lainnya yang menghambat pelayanan hak-hak PNS,” jelasnya.

“Selama ini proses semua itu membutuhkan koordinasi yang intens dengan berbagai pihak yang sedikit banyak terdapat hambatan-hambatan. Dengan adanya sistem informasi ini, maka semua proses kenaikan gaji berkala, kenaikan pangkat dan pensiun akan terjadi secara otomatis,” ungkapnya.

Kini, melalui program ini juga PNS tidak perlu mengumpulkan dan menyusun berkas usul KGB. Selain itu proses pengusulan melalui komputer online, sehingga lebih hemat waktu, tenaga dan biaya. Kesalahan dalam penetapan dan penerbitan SK juga dapat diminimalisir.

“Dengan SIM ASN Online, ASN gak perlu takut kenaikan gaji terlambat atau terhambat. Semuanya dapat dilakukan otomatis. Sesuai dengan petunjuk Pak Bupati, ini sudah kita ujicobakan dan tengah kita sosialisasikan ke satket-satker di linigkungan Pemda Lampung Tengah,” tandasnya.

Sementara itu Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa menegaskan pelayanan prima harus menyentuh semua lini, baik masyarakat maupun ASN itu sendiri. Terlebih dengan perkembangan teknologi saat ini, diharapkan sistem komputerisasi dapat memotivasi semua ASN untuk melek teknologi.

“Pegawai Lampung Tengah terbilang sangat banyak, ditambah jarak antar kecamatan yang jauh, tentunya akan jauh lebih efektif dan efisien jika pelan-pelan semua layanan kita komputerisasi. Kami harus bertransformasi, karena kami sadar manajemen ASN harus berubah ke arah yang lebih baik,“ ungkap Mustafa.

Dengan adanya program itu, diharapkan seluruh pegawai ASN semakin termotivasi kinerjanya karena semua bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja melalui sistem dalam jaringan (online). Selain itu program pengembangan data dan informasi yang terintegrasi semakin relevan, terkini, lengkap serta dapat dipertanggungjawabkan.

Penulis : Red
Sumber : Humas
Editor : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda