Launching STBM dan Program Ajak Makan Bergizi, Dompet Dhuafa Hadirkan Layanan Kesehatan dan Darling

22
Launching-STBM-dan-Program-Ajak-Makan-Bergizi,-Dompet-Dhuafa-Hadirkan-Layanan-Kesehatan-dan-Darling-00
Penampilan Penari Adat Lampung, memeriahkan pembukaan kegiatan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), diserti aksi layanan sehat bagi masyarakat sekitar, tepatnya di Kampung Nelayan, Labuan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (14/07/2018) kemarin.

Sebatin.com, Labuhan Maringgai, Lampung Timur – Lembaga Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lampung Timur, menggelar kegiatan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), diserti aksi layanan sehat bagi masyarakat sekitar, tepatnya di Kampung Nelayan, Labuan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (14/07/2018) kemarin.

Direktur Program Dompet Dhuafa Filantropi, M Sabeth Abilawa, dalam rilisnya menyampaikan, hal tersebut merupakan salah satu upaya guna melakukan pendekatan kepada masyarakat agar terciptanya pola kehidupan sehat dan bersih. “Tujuan mengurangi dan menanggulangi persoalan kesehatan yang saat ini terjadi di wilayah tersebut. Selain perilaku buruk yang dilakukan sebagian masyarakat, baik kurangnya pemahaman kebersihan hingga pemahaman makanan sehat dan bergizi”, terangnya.

Launching-STBM-dan-Program-Ajak-Makan-Bergizi,-Dompet-Dhuafa-Hadirkan-Layanan-Kesehatan-dan-Darling-01
Pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, yang dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lampung Timur.

Lanjutnya, tahun 2017 sedikitnya 28 juta orang di Indonesia masih melakukan aktivitas buang air besar (BAB) di tempat sembarangan, alias tidak di jamban atau WC. “Fakta itu disampaikan water.org, sebuah lembaga nonprofit internasional (NGO) mengutip data dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)”, paparnya.

“Dan beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Timur memiliki tingkat resiko tinggi dalam buruknya sanitasi kesehatan bahkan status gizi sehat. Maka dari itu, Dompet Dhuafa bergerak melalui program STBM. Juga aksi layanan sehat berupa pembagian 100 tempat sampah bagi 100 kepala keluarga, serta inisiasi pembuatan jamban sehat bagi warga”, jelas Direktur Program Dompet Dhuafa Filantropi tersebut.

“Selain itu kami juga mengajak masyarakat, untuk Gemari Makan Ikan (GEMARI), hal ini berkolaborasi baik dengan mitra setempat, pada waktu yang bersamaan Dompet Dhuafa melalui Dapur Keliling (Darling) mengupayakan aksi pembagian konsumsi sehat dan bergizi bagi masyarakat di Kampung Nelayan”, tambahnya.

Launching-STBM-dan-Program-Ajak-Makan-Bergizi,-Dompet-Dhuafa-Hadirkan-Layanan-Kesehatan-dan-Darling-02
Aksi pembagian konsumsi sehat dan bergizi bagi masyarakat di Kampung Nelayan.

Menurutnya, masih terdapatnya kasus kurangnya sanitasi kebersihan, hingga belum memadai nya gizi sehat bagi anak-anak, menjadi langkah utama dalam membangun program yang berkesinambungan serta bekerjasama dengan mitra setempat dalam memonitoring hasil program tersebut.

“Terdapatnya aksi layanan kesehatan hingga kedatangan Darling diharapkan menjadi landasan pacu dalam meningkatkan kesadaran dan pola prilaku sehat hingga menerapkan gizi seimbang bagi anak-anak di wilayah tersebut”, pungklas M Sabeth Abilawa.

Untuk diketahui, Dompet Dhuafa adalah sebuah Lembaga Nirlaba milik masyarakat Indonesia, yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf (ZISWAF), serta dana lainnya yang halal dan legal, yang dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga. Dan, selama 25 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta Corporate Social Resposibilty (CSR).

(*)

Tinggalkan Komentar Anda