Lebih Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat, Itu Pinta Wagub di Musrenbang Lampung Barat

8
Lebih Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat, Itu Pinta Wagub di Musrenbang Lampung Barat
Wagub Lampung, Bachtiar Basri saat memberikan arahan dalam acara pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Lambar Tahun 2020, di Liwa, Selasa (12/3/19). Foto : Ist

Sebatin.com, Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Bachtiar Basri meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) memprioritaskan kebutuhan masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan. Menurut Wagub, sejatinya pembangunan adalah menjawab kebutuhan.

“Kebutuhan apa yang sebenarnya diinginkan masyarakat dan yang dibutuhkan saat ini. Masih banyak program pembangunan yang sebenarnya tak dibutuhkan masyarakat. Itu sama saja tidak ada pembangunan, buat apa program kerja banyak, besar seperti mercusuar tetapi tidak memberikan asas manfaat bagi orang banyak”, kata Wagub Lampung, seperti yang ditulis oleh Tim Rilis Humas Pemprov Lampung, dalam acara pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Lambar Tahun 2020, di Liwa, Selasa (12/3/19).

Wagub juga berharap hal itu tidak terjadi di Kabupaten Lambar. “Melalui Musrenbang inilah arah, tujuan, manfaat pembangunan itu direncanakan sebaik mungkin, agar masyarakat dapat terlayani dengan baik dan tercipta masyarakat sejahtera”, tambahnya.

Di tempat yang sama, Bupati Lambar, Parosil Mabsus juga menyampaikan apresiasinya atas ketegasan, arahan dan kebersediaan Wagub Lampung untuk hadir dalam acara Musrenbang RKPD Kabupaten Lambar Tahun 2020 tersebut. “Kedatangan Bapak Bachtiar Basri ini, menegaskan perhatian Pemerintah Provinsi Lampung kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat saat ini”, ucapnya.

“Dan ini merupakan motivasi bagi kami, betapa membangun daerah itu butuh sinergitas yang terintegrasi dengan kebijakan yang dituangkan dalam program perencanaan. Didorong pula dengan keseriusan dari masing-masing pihak dalam pelaksanaan program tersebut”, tambah Parosil Mabsus.

Dirinya merasa sangat optimistis, desa/pekon yang masuk dalam kategori tertinggal akan bisa berubah status. “Saat ini di Lampung Barat masih terdapat 19 pekon yang masuk dalam kategori miskin ataupun tertinggal”, jelasnya.

“Namun kami optimis dengan adanya alokasi dana desa yang signifikan ditambah dana kelurahan dan merupakan kebijakan pemerintah pusat yang disinergikan dengan kebijakan pemerintah daerah. Sehingga, 19 pekon yang masuk dalam kategori miskin ataupun tertinggal pada 2020 nanti akan berganti status menjadi pekon berkembang dan siap menjadi pekon maju”, kata Parosil Mabsus.

Selain membuka acara Musrenbang, Wagub juga berkesempatan meninjau Kebun Raya Liwa didampingi Wakil Bupati (Wabup) Lambar Mad Hasnurin, beserta Kepala Bappeda Provinsi Lampung Herlina Warganegara, Kadis Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri, Kadis Perpustakaan dan Pengelolaan Arsip Ferynia dan segenap unsur Uspika Kabupaten Lambar. (*)

Tinggalkan Komentar Anda