Lokasi Dan Model Foto Seronok Di Masjid Ternyata Warga Lampung Tengah

2480
Sekelompok remaja asal Sritejo Kencono, Kota Gajah, Lampung Tengah yang berpose tidak sopan di dalam Masjid At-Taqwa Sritejo Kencono Kota Gajah Lampung Tengah. Foto - Facebook

Sebatin.com – Kehebohan warga Kota Metro yang terjadi di jejaring sosial baru-baru ini mengenai beredarnya foto-foto seronok dan pemberitaan tentang sekelompok remaja asal Kota Metro yang melecehkan Masjid ternyata tidak tepat, belakangan diketahui para pemuda tersebut berasal dari Kabupaten Lampung Tengah.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Polres Kota Metro, sekelompok remaja tersebut adalah Firman Abadi (19), Dedi Firman (19), Ar (16), SD (16) dan DWS (16), warga Sritejo Kencono, Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah, tiga orang diantaranya adalah siswa salah satu SMK di Kota Metro.

“Pihak Polres Metro sudah turun langsung ke rumah para remaja tersebut, dan menghimbau kepada para orang tua nya agar dapat mendampingi guna memberikan keterangan kepada kami. Karena itu bisa dipastikan mereka bukanlah warga Kota Metro. Tapi memang tiga orang dari ke enam remaja tersebut bersekolah di Kota Metro. Mereka itu rumahnya saling berdekatan”, jelas AKP Yohanis, Kasat Reskrim Polres Metro, Jumat (22/07/2016).

Yohanis juga menerangkan bahwa foto-foto tersebut di rekam pada tanggal 9 Juni 2016 tepatnya di Masjid At-Taqwa Sritejo Kencono, Kota Gajah, Lampung Tengah. Firman pemilik akun facebook yang memuat foto-foto seronok tersebut telah mendatangi Polres Kota Metro pada hari Kamis (21/07/2016) untuk mengklarifikasi tentang kehebohan di jejaring sosial yang bersumber dari foto-foto yang ada di akun facebooknya.

“Setelah Firman kemudian disusul Dedi dan DWS, mereka membenarkan lokasi pengambilan foto, hal tersebut mereka lakukan hanya untuk sekedar mengabadikan moment saat mereka sedang membersihkan Masjid dan bertepatan dengan kamera DSLR baru yang berhasil mereka miliki”, terang Yohanis.

Yohanis juga menjelaskan, berkenaan dengan hal ini pihak Polres Metro belum bisa menentukan sikap, pasalnya lokasi kejadian dan ke enam remaja tersebut bukanlah warga Kota Metro. (Red)

Tinggalkan Komentar Anda