Lusia Parjiem Resmi Jabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro

548
Lusia Parjiem Resmi Jabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro
Mantan Kepala DPPK Kota Metro Yeri Ehwan memberikan berkas serah terima jabatan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Lusia Parjiem, Jumat (6/1/2017). Foto: Hendra – Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dinas Ketahan Pangan, Pertanian dan Perikanan resmi dinahkodai Lusia Parjiem. Ini, setelah dilakukannya serah terima jabatan (sertijab) dari kepala dinas lama, yakni Yeri Ehwan ke Lusia Parjiem di Aula dinas tersebut, Jumat (6/1/2017).

Lusia Parjiem menuturkan, pihaknya akan meneruskan program-program yang sudah disusun oleh kepala dinas yang lama. Untuk itu, ia akan segera melakukan rapat dengan Sekretaris, Kabid, dan Kepala UPT di dinas tersebut untuk mengetahui program-program sebelumnya yang akan dijalankan.

“Apa yang sudah diprogramkan Kepala Dinas lama itu yang akan kita jalankan,” tuturnya.

Kedepan, lanjut Lusia, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan akan terus berupaya untuk meningkatkan produksi padi di Kota Metro.

“Salah satunya, yakni memperketat alih fungsi lahan pertanian. Supaya produksi padi di Kota Metro bisa cukup untuk kebutuhan pangan,” lanjutnya.

Di lain kesempatan, Yeri Ehwan berharap dengan dipimpin oleh Kepala Dinas baru, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Metro bisa lebih baik.

Sementara itu, Plt. Sekda Kota Metro Khaidarmansyah berharap, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) saat kunjungan kerja di Kota Metro, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan bisa meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya semuanya yang terkait dengan pertanian.

“Yang selanjutnya bagaimana kesejahteraan masyarakat berbasis pertanian. Jadi, petani bisa kaya, petani bisa sejahtera seperti yang dikatakan Menteri Pertanian,” harapnya.

Untuk alih fungsi lahan, tambahnya, akan dibuatkan Perwali tentang lahan pertanian berkelanjutan.

“Nah itu, kan sudah ada Perdanya. Tinggal bagaimana pengawasan tehadap Perda itu. Kota Metro memiliki 1.215 hektar lahan pertanian yang tidak bisa diganggu gugat, kita juga sudah petakan. Kita tinggal menunggu Perwali tentang lahan pertanian berkelanjutan,” tambahnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda