Masih Terkait Proyek PJU TA 2017, Kabid Pengairan DPUTR Metro Mengaku Lelah di Wawancarai

20
Masih-Terkait-Proyek-PJU-TA-2017,-Kabid-Pengairan-DPUTR-Metro-Mengaku-Lelah-di-Wawancarai
salah satu lokasi proyek PJU DPUTR Kota Metro yang berlokasi di 22 Hadimulyo Barat.

Sebatin.com, Kota Metro – Akhirnya berbuntut panjang, sejumlah pengusaha di Lampung, yang bergerak dalam bidang jasa instalasi kelistrikan merasa geram dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro, yang di muat di berbagai halaman Portal Media Berita Online beberapa waktu lalu.

Ditambah saat ini, beberapa pengusaha atau kontraktor kelistrikan yang ada di kota setempat juga semakin bertambah geram, lantaran upaya mereka untuk bertemu dan meminta klarifikasi terkait ucapan Kabid Pengairan DPUTR Kota Metro, Surahman ST, tentang prosedur dan mekanisme saat penunjukan langsung terhadap CV Mahaka Elektrik, dan juga terkait statmen pekerjaan itu tidak ada yang berminat.

Ditemui setelah acara Sosialisasi Peraturan Perpres No.16 Tahun 2018, tentang Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah, Rabu (21/11/18) sekira pukul 15.30 WIB, di LEC Kartika Kota Metro, Rahman mengatakan, bahwa dirinya sudah merasa cukup dalam memberikan keterangan kepada rekan-rekan media terkait permasalahan tersebut.

“Sepertinya saya sudah cukup memberikan komentar tentang masalah PJU tahun 2017, saya sudah dua kali di konfirmasi, sepertinya itu cukup,” jelas Surahman.

Ketika di tanyakan tentang temuan baru dari CV Mahaka Elektrik yang bermasalah di tahun 2016, dirinya enggan berkomentar. “Sudah cukup mas, saya lelah”, tambahnya.

Surahman pun mengatakan, jika ingin informasi lagi silakan hubungi saja yang lain, karena menurutnya, dua kali konfirmasi itu sudah cukup. “Terserah mau kemana, langsung ke Kadis juga enggak apa-apa. Yang jelas saya sudah cukup memberikan komentar, sekarang saya sudah lelah”, pungkasnya.

Menanggapi terkait penolakan dan enggannya Surahman berkomentar saat dikonfirmasi wartawan, Ketua PWI Kota Metro, Abdul Wahab mengatakan, seharusnya Surahman bisa memberikan informasi apa adanya kepada rekan-rekan wartawan, terkait permasalahan itu, agar publik tahu sesungguhnya pekerjaan yang dimaksud. “Jangan menghindar, mereka (wartawan, red) kan memang sudah tugasnya mem follow up. Beliau (Surahman, red) kan selaku KPA, tapi kalau dia gak mau berkomentar ya tidak apa-apa juga, itu hak dia”, ujarnya. (Red)

Tinggalkan Komentar Anda