Melalui Babinsa, TNI Akan Kawal Ketat Program Serap Gabah (Sergab)

360
Melalui Babinsa, TNI Akan Kawal Ketat Program Serap Gabah (Sergab)
Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Komaruddin Simanjutak, dalam acara “Panen Raya Padi dan Serap Gabah (Sergab)”, di Desa Karang Banyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (08/03/2017).

Sebatin.com, Ngawi, Jawa Timur – “Saya harap Bulog tidak membiarkan harga gabah petani dibeli oleh tengkulak di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Bulog harus membelinya sesuai HPP yakni Rp 3.700 per kg”, ujar Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman, pada acara “Panen Raya Padi dan Serap Gabah (Sergab)”, di Desa Karang Banyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (08/03/2017).

Hal ini di ungkapkan guna penerapan Permentan No.3/2017 tentang pedoman pembelian harga gabah dan beras petani, yang di keluarkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) guna menyikapi Instruksi Presiden RI Joko Widodo melalui Perpres No.20/2017 tentang upaya percepatan serap gabah petani.

Di tempat yang sama, Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Komaruddin Simanjutak menegaskan, TNI berkomitmen mendukung penuh progam pemerintah tersebut yaitu melakukan pengawalan dan pendampingan guna menyukseskan serap gabah petani sebesar-besarnya tanpa merugikan para petani.

“Ini dimaksudkan agar tidak memberikan celah kepada tengkulak untuk permainkan harga gabah petani. TNI harus sukseskan program pemerintah, diharapkan Babinsa sebagai ujung tombak dalam pendampingan petani tidak boleh main-main. Siapapun yang mempermainkan harga gabah akan ditindak tegas. Apabila ada Babinsa yang tidak melaksanakan tugas dengan baik,segera laporkan, demikian juga Babinsa yang berprestasi juga dilaporkan”, tegas Mayjen TNI Komaruddin Simanjutak.

Komarudin Simanjuntak menjelaskan, upaya TNI melalui Babinsa dalam melakukan pengawalan dan pendampingan petani antara lain dengan membentuk Satgas Sergap Gabah.

“Setiap lokasi panen padi ada posko, untuk pembelian gabah petani oleh Bulog dikawal TNI. Jadi jika ditemukan langsung di lapangan ada yang mempermainkan harga gabah, Babinsa akan langsung tangkap dan koordinasikan dengan aparat Kepolisian setempat untuk proses lebih lanjut”, jelas Aster Kasad.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Ngawi Ir. H. Budi Sulistyono, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budiyakto, Aster Kasdam V/Brw Kolonel Inf Yuniarto, Wakil Bupati Ngawi Oni Anwar dan Perum Bulog Dr. Wahyu Suparyono. (Puspen TNI / Ade Embun)

Tinggalkan Komentar Anda