Mendapat Laporan SDN 3 Adiluwih Mengenaskan, Camat Langsung Tinjau Lokasi

9
Salah satu kondisi kelas yang hampir Ambruk di SDN 3 Adiluwih, Pringsewu. Foto : Sanusi-Sebatin.com

Sebatin.com, Pringsewu – Sutaryo BBA, S.Pd, Camat Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, meninjau Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Adiluwih yang kondisi atapnya nyaris roboh, Jumat (6/4/2018).

Menurut Sutaryo, pihaknya baru mendapat informasi melalui telfon dari kepala Pekon, dimana SDN tersebut berada. Dalam laporannya itu, katanya, sekolah itu masih digunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), meski dalam kondisi memprihatinkan.

Setelah sampai di SDN 3 Adiluwih, Sutaryo menuturkan bahwa, sekolah tersebut masih menggunakan kerangka berbahan dasar kayu, dan beratapkan genteng dari tanah. Selain itu, beberapa tiang penyangga atau kuda-kuda mengalami kerusakan bagian tengah atas bangunan.

“Dengan beban genteng tanah yang berat, ditambah lagi kayu yang sudah lapuk membuat tiang penyangga tersebut patah,” kata Sutaryo.

Sutaryo juga menambahkan, pihaknya akan melakukan tindakan perbaikan sementara pada lokal yang bermasalah, sembari menunggu tindakan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pringsewu.

Di lain pihak, Kepala SDN 03 Adiluwih, Sutomo menjelaskan, Sekolah yang ia pimpin tersebut masuk dalam data base masih tercatat sebagai Pekon Adiluwih. Hanya saja karena pemekaran SDN itu, katanya, masuk ke wilayah Pekon Srikaton.

“Masalah bangunan gedung tersebut dibangun pada tahun 1979, dan pernah direhab pada tahun 2008 yang jumlahnya ada 3 lokal,” tuturnya.

Sutomo juga mengatakan, lokal yang rusak tersebut rencananya akan digunakan untuk kegiatan ujian gabungan dari 3 SD  terdekat, yang dipusatkan pada SDN 3 tersebut. “Kami sudah pernah mengajukan proposal perbaikan ke Dinas Pendidikan Pringsewu, namun hingga saat ini belum ada realisasi,” ungkapnya.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Pringsewu, Drs. Tri Prawoto, MM., belum berhasil dikonfirmasi terkait gedung sekolah yang rusak dan membahayakan keselamatan jiwa murid dan guru di SDN 3 Adiluwih ini. Camat Adiluwih, Sutaryo, dan juga kepala SDN 3 sepakat, mereka berharap Pemkab Pringsewu, dalam hal ini melalui Disdik agar lebih tanggap dan mengingat.

“Tiga lokal yang rusak itu masih dipergunakan dalam kegiatan Belajar Mengajar,” kata Sutaryo.

Reporter  : Sanusi
Editor      : Addarari Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda