Menggemparkan, Buku SD Sebut Yerusalem Ibukota Israel

239
Halaman buku yang menyebut Yerusalem Ibukota Israel, dan Palestina tanpa Ibukota. Sumber : Detik

Sebatin.com, Jakarta – Dunia pendidikan tanah air dihebohkan dengan temuan buku yang menyebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, sementara Palestina ditulis tanpa Ibukota. Halaman buku Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk SD kelas 6, terbitan Yudhistira dan  yang berisi tentang hal itu beredar luas di jejaring media sosial, facebook dan juga whatsupp.

Padahal, beberapa hari yang lalu dunia, termasuk Indonesia tengah mengecam Donald Trump, Presiden Amerika Serikat atas Yerusalem yang mengklaim Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Efendy mengatakan bahwa buku tersebut sudah ditarik dari peredaran. Ia menyebut ada ketidakcermatan sehingga buku itu beredar.

“Buku tersebut sejak pagi ini sudah dihapus dalam daftar BSE Kemendikbud,” kata Muhadjir, Selasa (12/12/2017).

Muhadjir sendiri menyebut kejadian ini merupakan sebuah kekhilafan yang memalukan, sehingga pihaknya melalui Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Hamid Muhammad akan menulusuri pihak yang bertanggungjawab.

Sementara itu,  Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin sangat menyayangkan adanya persoalan ini. Sebab, menurutnya kejadian serupa dengan isu yang berbeda. Senada dengan Mendikbud, Din juga mengatakan kecolongan ini merupakan sesuatu yang memalukan.

“Iya, saya sudah mengonfirmasi ke Bapak Mendikbud. Buku pelajaran tersebut sudah beredar sejak 2008. Itu satu kecolongan yang memalukan,” ujarnya, Rabu (13/12/2017).

Surat permohonan maaf dari penerbit Yudhistira terkait beredarnya buku yang menyebut Yerusalem sebagai Ibukota Israel. Sumber : Istimewa

Penerbit Minta Maaf

Setelah menghebohkan, beredar surat permohonan maaf dari penerbit Yudhistira atas kejadian yang menghebohkan ini. Berikut isi lengkap surat yang dimaksud :

Dengan Hormat

Sehubungan dengan informasi yang berkembang belakangan ini tentang isi buku IPS kelas VI terbitan Yudistira yang memuat bahwa ibu kota Israel adalah Yerusalem.

Perlu kami sampaikan bahwa kami mengambil data tersebut dari sumber internet world population data sheet 2010. Kami tidak mengetahui kalau ternyata data tersebut masih menjadi perdebatan dan belum diakui secara internasional. Perlu kami sampaikan juga beberapa sumber di internet juga mencantumkan hal yang sama.

Berkenaan dengan hal tersebut di atas, kami mohon maaf apabila sumber yang kami ambil dianggap keliru. Kami akan melakukan perbaikan atau revisi isi buku tersebut pada cetakan berikutnya.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian Bapak dan ibu kami ucapkan terima kasih.

Sumber : Berbagai Sumber
Editor    : Addarori Ibnu Wardi

 

Tinggalkan Komentar Anda