Menteri Pertanian Republik Indonesia Lakukan Panen Raya di Kota Metro

649
Menteri Pertanian Republik Indonesia Lakukan Panen Raya di Kota Metro
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja dalam rangka panen raya di Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kota Metro. Kunker Mentan di Kota Metro ini, dalam rangka panen raya Gadu Model dan gerakan percepatan tanam padi di kelompok tani Sri Pujo Lestari, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Anang Prihantoro, Kasdam II Sriwijaya, Sekda Provinsi Lampung, Wali Kota Metro Achmad Pairin, Wakil Wali Kota Metro Djohan, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Sekda Kota Metro Ishak, serta Poktan dan Gapoktan di Kota Metro.

Menteri Pertanian Republik Indonesia Lakukan Panen Raya di Kota Metro 2
Menteri Pertanian saat mencoba mesih panen (combain harvester). Foto: Hendra – Sebatin.com

Dalam kegiatan ini juga, Mentan dan Ketua MPR memberikan bantuan alsintan kepada petani setempat. Mentan mengatakan pemberian alsintan ini diharapkan dapat membantu petani untuk meningkatkan produktivitasnya yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani.

”Diharapkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat meningkatkan produksi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai Kota Metro dalam segi pertanian sudah baik. Hal itu terbukti dari beberapa hal, salah satunya dari segi pengairannya sudah bagus.

Menteri Pertanian Republik Indonesia Lakukan Panen Raya di Kota Metro 3
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan juga ikut mencoba mesin panen (combine harvester). Foto: Hendra – Sebatin.com

Sementara, Wali Kota Metro Achmad Pairin dalam laporannya menuturkan, produktifitas padi sebesar 60,62 kwintal/hektare yang tertinggi di Provinsi Lampung. Pada tahun 2017, Kota Metro menargetkan 28.550 ton gabah kering giling dengan sasaran tanam 4.484 Ha dan produktivitas 6,1 kwintal/Ha.

”Untuk mewujudkan pencapaian sasaran produksi padi tersebut, Pemkot Metro melakukan berbagai upaya peningkatan luas tanam, cetak sawah baru dan mengaktifkan atau memfungsikan kembali lahan tidak produktif untuk dikelola menjadi lahan sawah. Juga memberikan bantuan alsintan untuk petani,” urainya.

Sementara, Kepala DPPK Kota Metro Yeri Ehwan menjelaskan, Kota Metro direncanakan bisa surplus dengan kebutuhan konsumsi masyarakat Kota Metro sekitar 10 ribu ton. Hal ini dilihat dengan kondisi tanaman padi yang hasilnya di atas 6 ton/Ha.

”Luasan sawah di Metro ini tidak begitu luas, salah satu cara kita meningkatkan hasil panennya yakni dengan mengintensifkan indek tanam. Termasuk juga memberikan akses air yang baik, karena kuncinya di air,” tuturnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda