Meriahkan Hari Kartini, Pekon Waringinsari Barat Gelar Berbagai Perlombaan

431
Meriahkan Hari Kartini, Pekon Waringinsari Barat Gelar Berbagai Perlombaan
Pembagian hadiah oleh Kepala Pekon Waringinsari Barat Woto Siswoyo untuk para pemenang, Minggu (23/04/2017). Foto: Sanusi - Sebatin.com

Sebatin.com, Pringsewu – Dalam rangka memeriahkan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April yang lalu, Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, menggelar berbagai acara Perlombaan, Minggu (23/04/2017).

Acara yang dipusatkan di Balai Pekon setempat itu diisi dengan perlombaan antar dusun yang ada di Pekon setempat, yakni lomba paduan suara, lomba fashion show, dan lomba penyajian makanan tradisional.

Dalam sambutannya, Kepala pekon setempat Woto Siswoyo, sangat mengapresiasi acara tersebut, sebab menurutnya Hari Kartini memiliki nilai sejarah yang tinggi.

“Saya berharap acara semacam ini bisa berkesinambungan dan bisa berlangsung setiap tahunnya, karena dengan acara yang di dukung oleh setiap dusun yang ada di pekon ini, selain untuk menggali prestasi juga akan lebih meningkatkan tali silaturahmi yang tinggi antar dusun yang ada,” paparnya.

Meriahkan Hari Kartini, Pekon Waringinsari Barat Gelar Berbagai Perlombaan 2
Kepala Pekon Waringinsari Barat Woto Siswoyo. Foto: Sanusi – Sebatin.com

Lebih lanjut, mewakili Ketua Tim penggerak PKK Kecamatan Sukoharjo Septi Ambar Ningrum, dalam sambutannya mengatakan bahwa diantara pekon yang ada di Kecamatan Sukoharjo, hanya Waringinsari Barat lah satu-satunya pekon yang mengadakan peringatan Hari Kartini paling megah. Oleh karena itu, Septi berharap, ke depan Waringinsari Barat bisa menjadi contoh bagi pekon-pekon yang lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Pekon setempat Sofiyanto saat diwawancarai Sebatin.com mengungkapkan, bahwa jumlah dusun yang ada di Pekon Waringinsari Barat ada tujuh, dan pada saat perlomba ini, ke tujuh dusun tersebut menghadirkan pesertanya semua.

“Saya berharap dalam perlombaan ini tidak semata-mata dijadikan ajang perebutan hadiah saja, akan tetapi yang lebih penting, momen seperti ini bisa dijadikan momen yang bisa mendekatkan tali silaturahmi. Jangan sampai antara warga dari satu dusun dengan warga dusun lainnya tidak saling mengenal,” harapnya.

(Sanusi)

Tinggalkan Komentar Anda