Mingrum Gumay Sosialisasikan Perda No 9 Tahun 2016 di Hadapan Masyarakat Bumi Ratu Nuban

5
Mingrum Gumay Sosialisasikan Perda No 9 Tahun 2016 di Hadapan Masyarakat Bumi Ratu Nuban

 

Sebatin.com, Lampung Tengah — Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay secara rutin bertemu dengan masyarakat Lampung. Hal ini diwujudkan dalam Sosperda Nomor 9 Tahun 2016, di Dapil VII yang meliputi Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sosialisasi itu, Sekretaris DPD PDIP Lampung itu mengungkapkan, bahwa pendidikan merupakan salah satu hak warga negara, oleh karenanya negara harus mampu menjamin pemerataan dan kesempatan pendidikan baik di kota maupun kabupaten. “Perkembangan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global harus disikapi dengan perencanaan yang sistematis serta kesinambungan dalam satuan sistem pendidikan nasional,” terangnya, Sabtu (10/10/20).

Oleh karena itu, masyarakat juga mesti mengerti secara aturan-aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah. Sehingga, dalam menyikapi perkembangan, dan juga persoalan pendidikan dapat sejalan dengan harapan, dengan target mencerdasakan generasi penerus bangsa secara berkesinambungan.

“Disini, saya hadir di tengah-tengah masyarakat, agar semua paham akan pentingnya Perda yang sudah dibuat. Dan saya yakin, masyarakat Lampung pun dapat menyerap pengetahuan tentang Perda dengan baik,” ujar Mingrum.

Bersamaan dengan itu, Mingrum Gumay juga memaparkan dan mensosialisasi Pergub No 45 tahun 2020, tentang Adaptasi Kebiasan Baru. Dengan harapan, di tengah wabah Covid-19 yang sedang melanda dunia, salah satunya Indonesia, masyarakat mampu menerapkannya, minimal dengan mematuhi protokol kesehatan, diantaranya menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

“Saya berharap pencegahan penyebaran covid 19 ini dimulai dari diri sendiri dan Keluarga , karena garda terdepan dalam memutus mata rantai adalah diri sendiri,” tegas Mingrum.

Sementara, Camat Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah, Selamet mengatakan atas nama pribadi dan Kecamatan mengucapkan terimakasih kepada Ketua DPRD provinsi Lampung, yang telah menyempatkan hadir secara langsung dihadapan warnanya. Tentu, pihaknya berharap dengan adanya Sosperda, para tenaga pendidikan dapat lebih memahami terkait penerapan peraturan daerah No 9 tahun 2016.

“Sosialisasi ini sangat penting bagi kami, karena dalam penerapan nya selama ini kami belum memahami teknis dan penerapan perda tersebut,” pungkas Selamet. (red)

Tinggalkan Komentar Anda