Muhammad Ridho Ficardo Lepas 3.762 Mahasiswa KKN UIN Raden Intan 2018

6
Muhammad-Ridho-Ficardo-Lepas-3.762-Mahasiswa-KKN-UIN-Raden-Intan-2018-01
Mewakili Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Lampung, Hery Suliyanto secara simbolis melepas 3.762 mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung Tahun 2018, di Lapangan Sepak Bola Universitas setempat, Senin (23/7/2018).

Sebatin.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, di wakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Lampung, Hery Suliyanto, melepas sebanyak 3.762 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung Tahun 2018. Pelepasan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola UIN Raden Intan Lampung, Senin (23/7/2018).

Menurut Gubernur Lampung, seperti dituturkan Hery Suliyanto, KKN merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat. “Selain itu, kegiatan KKN juga merupakan wadah candradimuka untuk berkarya dan berperan nyata untuk masyarakat Provinsi Lampung”, ujar Hery.

“KKN akan berjalan efektif, manakala pelaksanaanya disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat. Maka perlu dilaksanakan observasi, untuk mengetahui bagaimana kondisi rell, dan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat”, pesan Hery Suliyanto.

“Dan KKN juga akan berjalan efektif, manakala mahasiswa yang terlibat di dalamnya bersikap proaktif dan tidak tinggal diam dalam menghadapi berbagai kondisi yang mungkin terjadi di Iapangan. Saya berharap KKN ini nantinya dapat menjadi ajang mempererat persaudaraan dan membina kebersamaan diantara sesama mahasiswa peserta KKN maupun dengan masyarakat di tempat pelaksanaannya”, tambahnya.

Hery Suliyanto juga menjelaskan, saat ini Pemprov Lampung sedang fokus dalam percepatan pembangunan yang pro terhadap kepentingan masyarakat, yaitu dalam bidang pembangunan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat. “Hal ini diharapkan akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi tahun ini, sekaligus mengurangi kesenjangan yang ada, baik antar individu ataupun antar wilayah”, ujarnya.

“Kerja keras segenap jajaran Pemprov Lampung bersama Kabupaten/Kota dan Stakeholder lainnya, untuk mewujudkan Lampung yang Iebih maju dan sejahtera, telah menunjukan perkembangan yang sangat signifikan. Dengan berbagai keunggulan tersebut maka Lampung telah menjadi salah satu daerah unggulan investor, pariwisata dan pendidikan”, pungkasnya Hery Suliyanto.

Muhammad-Ridho-Ficardo-Lepas-3.762-Mahasiswa-KKN-UIN-Raden-Intan-2018-02
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Lampung, Hery Suliyanto berfoto bersama perwakilan 3.762 mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung Tahun 2018.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Mohammad Mukri M.Ag mengatakan, setiap mahasiswa peserta KKN agar terus menjaga kekompakan antar teman. “Empat puluh hari, akan terasa sangat pendek, jika bisa dibangun suasana yang menyenangkan, tetapi sebaliknya waktu akan terasa panjang dan melelahkan ketika tidak ada kekompakkan, tidak terbangun kebersamaan. Saya berpesan mulai dari hari ini mari bangun kebersamaan dan selama di kampung orang’, ujarnya.

“Bangun sifat saling menghargai dan sopan santun, serta mampu menempatkan diri kepada masyarakat sekitar. Peserta KKN, selaku calon sarjana, merupakan orang-orang terpelajar. Maka sebagai tamu, harus bisa menempatkan diri sebagai orang yang bermartabat dan terhormat. Orang terpelajar pastinya bisa memberikan pandangan dan wawasan”, pesannya.

KKN UIN Raden Intan Lampung Tahun 2018 sendiri, akan disebar di dua Kabupaten, yakni Pringsewu sebanyak 1.014 mahasiswa dan Lampung Selatan sebanyak 2.748 mahasiswa. KKN ini dikelompokkan dalam 185 kelompok, dan dibimbing oleh 123 dosen pembimbing lapangan. Dari sejumlah tersebut, dikelompokkan didalam 11 kecamatan yakni Pringsewu sebanyak 3 kecamatan dan Lampung Selatan sebanyak 8 kecamatan atau dengan total keseluruhan yakni 171 desa. Dan akan berlangsung KKN ini selama 40 hari. Selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 24 Juli – 24 Agustus adalah masa pelaksanaan. Sedangkan 10 hari berikutnya adalah pembekalan dan laporan.

(*)

Tinggalkan Komentar Anda