Nasyiatul Aisyiyah Kota Metro Gelar Musyawarah Daerah ke-V

771
Nasyiatul Aisyiyah Kota Metro Gelar Musyawarah Daerah ke-V
Suasana Musyawarah Daerah ke V Nasyiatul Aisyiyah Kota Metro. Foto: Ist

Sebatin.com, Kota Metro – Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Metro ke V di gelar di kampus Universitas Muhammadiyah Metro (18-19/04/2017) mengusung tema “Gerakan Perempuan Muda Muhammadiyah Berkemajuan untuk Kemandirian Bangsa“.

Hadir dalam acara ini PP Nasyiatul Aisyiyah Diyah Puspitarini, M.Pd., Wali Kota Metro yang diwakili asisten I, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Metro, Ketua DPRD Metro, Pimpinan Ortom Muhammadiyah Metro, para pimpinan amal usaha Muhammadiyah Metro serta PC. NA dan PR. NA se-Kota Metro.

Tri Hanifah ketua umum PDNA Kota Metro dalam sambutannya menyampaikan, bahwa tunas kader Aisyiyah hendaknya senantiasa fokus dan berkhidmat dalam berbagai kegiatan.

“Nasyiatul Aisyiyah sebagai putri Muhammadiyah, tunas kader Aisyiyah senantiasa fokus dan berkhidmat dalam gerakan dakwah sosial, gerakan amar makruf nahi munkar, bergerak di bidang keagamaan, keperempuanan, kemasyarakatan, dan pendidikan,” tutur Tri Hanifah.

Menurut Tri Hanifah, dalam upaya menghadapi tantangan zaman dengan derasnya arus kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, menuntut organisasi perempuan untuk mampu menjawab perkembangan zaman yang ada dengan cara menghimpun dan menyusun program-program yang adaptif, membangun dakwah perempuan yang kreatif di era digital era linimasa, dan bagaimana upaya untuk bisa berkontribusi menjadi pelopor dalam membangun peradaban, yaitu membangun karakter generasi umat dan bangsa.

Dalam sambutan lain, Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Provinsi Lampung menyampaikan, bahwa;

“Dalam berorganisasi dibutuhkan dua kesiapan, yaitu kesiapan untuk memimpin dan kesiapan untuk dipimpin untuk melanjutkan tradisi kepemimpinan dan kebijakan organisasi. Nasyiatul Aisyiyah adalah organisasi otonom Muhammadiyah yang memiliki ciri gerakan sebagai organisasi dakwah amar makruf nahi munkar, spiritual, intelektual, dan sebagai gerakan sosial masyarakat,” paparnya.

Nasyiatul Aisyiyah, lanjutnya, sebagai sebuah gerakan, mesti mampu merespon persoalan-persoalan sosial yang terjadi di lingkungannya, seperti maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Nasyiatul Aisyiyah perlu mengadvokasi persoalan-persoalan ini, selain kita harus terus mendidik diri kita, anak-anak kita dan para perempuan muda lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota Metro yang dibacakan oleh Asisten 1, sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan Musda NA ke-V Kota Metro ini.

“Mengapresiasi atas pelaksanaan Musda Nasyiatul Aisyiyah ke V Kota Metro, semoga nantinya melahirkan program-program strategis dan Nasyiatul Aisyiyah Metro mampu melahirkan gerakan pencerahan untuk Metro yang berkemajuan,” ungkap Wali Kota Metro.

Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut Wali Kota Metro menjelaskan, setidaknya ada tiga agenda penting dalam forum permusyawaratan ini, yaitu pertama pertanggungjawaban pengurus dalam menjalankan kebijakan organisasi dan program kerja sebagai proses evaluasi organisasi, yang kedua menyusun program kerja, dan yang ke tiga adalah memilih pimpinan baru untuk satu periode kepemimpinan ke depan.

“Semoga Nasyiatul Aisyiyah mampu mensukseskan agenda-agenda tersebut,” harap Wali Kota Metro.

Diketahui, Musda ke-V Nasyiatul Aisyiyah Kota Metro yang dilaksanakan mulai tanggal 18-19 Maret 2017 ini, diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah se Kota Metro. Dalam acara Musda ini juga digelar Seminar Nasional yang menghadirkan PP Nasyiatul Aisyiyah sebagai pembicara tunggal dengan mengambil tema “Reposisi Perempuan sebagai Pelopor Kebangkitan Peradaban“. (Rls/Red)

Tinggalkan Komentar Anda