Nyamuk DBD Serang Warga, Lurah Gunung Sugih Raya Ambil Tindakan Poging

31
Rikha Anatha bersama Puskesmas Gunung Sugih, yang di wakili oleh mantri imam, melakukan poging (penyemprotan nyamuk), Senin (12/03/2018). Foto : Rizki - Sebatin.com

Sebatin.com, Lampung Tengah – Curah hujan yang tinggi membuat nyamuk Demam Berdarah meningkat, yang mengakibatkan warga Lingkungan 2 Baru Gunung Sugih Raya menjadi korban. Lurah Gunung Sugih, Rikha Anatha bersama Puskesmas Gunung Sugih, yang di wakili oleh mantri imam, melakukan poging (penyemprotan nyamuk), Senin (12/03/2018).

Poging dilakukan di area rumah warga bambang yang terkena penyakit DBD, hingga radius 100 meter. Salah satu warga RT 2, Kanto menyampaikan terimakasih kepada atas kepedulian Lurah Gunung Sugih Raya, karena telah mengambil sikap dengan melakukan Poging.

“Semoga poging ini bisa beransur setiap tahunnya,” tuturnya.

Seusai Poging, Lurah Gunung Sugih Raya, Rikha Anantha menjelaskan, tindakan tersebut pihaknya langsung menurunkan dari Dinas Kesehatan, karena sudah melakukan pelaporan dan koordinasi dengan pihak tersebut pasca banjir.

“Poging ini dilakukan guna mencegah korban yang akan datang dan menghilangkan nyamuk pembawa penyakit DBD. Selain itu, poging ini bukan hanya sekala radius 100 m dari rumah warga Bambang yang terkena DBD, namun kami lakukan merata di Lingkungan 2 Baru,” katanya.

Rikka menghimbau kepada warga agar lebih peduli terhadap lingkungan,  khususnya rumah warga masing-masing, dengan membersihkan sampah, genangan air, sebab curah hujan yang tinggi bisa mengakibatkan nyamuk berkembang biak.

Di lain pihak, Petugas Puskesmas, Imam juga mengatakan, untuk mencegah DBD, warga harus melakukan cara 3M, yakni, menguras tempat penampungan air (TPA), menutup TPA, dan mengubur atau membuang barang bekas yang dapat menampung air hujan.

“3M dilakukan setiap hari untuk mencegah perkembang biakan nyamuk pembawa penyakit  DBD, dan jangan baru dilakukan setelah ada yang terkena penyakit terlebih dahulu,” tukasnya.

Reporter : Rizki
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda