Ojek Online Dilarang Beroperasi Hingga Pihak Managemennya Penuhi Undangan

104
Ojek-Online-Dilarang-Beroperasi-Hingga-Pihak-Managemennya-Penuhi-Undangan-01
Saat ojek online Grab dan ojek konvesional, datangi Dishub Kota Metro tanpa didampingi pihak managemennya. Foto : Holik-sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dinas Perhubungan Kota Metro dan Polres Kota Metro meminta ojek online (Grab) untuk berhenti sementara beroperasi diwilayah Kota Metro, pasalnya pihak managemennya belum hadiri undangan pertemuan bersama instansi terkait di Kota Metro.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro, Syafei mengatakan bahwa ini bermula pada awal tahun 2018 kehadiran ojek online (Grab) ini disoal oleh ojek konvensional dan Pemkot Kota Metro melalui Dinas Perhubungan berupaya memediasi persoalan tersebut agar tidak menjadi persoalan, karena memang sebelumnya di Kota Metro ini selalu aman terkendali dan tidak ada persoalan, ujarnya.

Ojek-Online-Dilarang-Beroperasi-Hingga-Pihak-Managemennya-Penuhi-Undangan-02
Kadishub Kota Metro, Syafei saat ditemui sebatin.com. Foto : Holik-sebatin.com

Lanjut Syafei, semenjak itu pihaknya telah meminta kepada pihak managemen ojek online Grab untuk dapat hadir penuhi undangan tersebut, namun sampai Jumat (26/01/2018) kemarin ternyata belum juga dapat hadiri pertemuan bersama untuk menanyakan keberadaan ojek online Grab, sehingga Dishub dapat menata atau mencari kesepakatan bersama baik kepada Pemerintah atau kepada ojek konvensional yang ada di Kota Metro tentang bagaimana sistem kerjanya nanti, jelas Syafei.

Mewakili Polres Kota Metro, Kasat Intelkam, AKP. Syamsuri menegaskan bahwa untuk sementara ojek online Grab ini berhenti operasi sementara di Kota Metro sebelum pihak managemen Grab tersebut penuhi undangan melalui Dishub Kota Metro, agar dapat mengetahui aturan yang ada di Kota Metro, sebagai warga negara yang baik harusnya permisi terlebih dahulu pada tuan rumah, ujarnya.

Ojek-Online-Dilarang-Beroperasi-Hingga-Pihak-Managemennya-Penuhi-Undangan-03
Saat Kasat Intelkam, AKP. Syamsuri berikan penjelasan kepada ojek online Grab di halaman Dishub Kota Metro. Foto : Holik-sebatin.com

“Kita ingin semua berjalan tertib sesuai aturan, Polres dan Dishub sepakat untuk sementara ojek online ini berhenti sampai pihak managemennya hadiri undangan kami,” katanya.

Bila masih ada yang beroperasi berarti itu adalah pribadi bukan perusahaan online yang dimaksud karena pihak perusahaan hingga kini belum juga penuhi undangan, dan resikopun harus ditanggung sendiri, Kepolisian hanya mempertimbangkan keamanan dan keselamatan bagi mereka (ojek online-Red), jelas Kasat Intel Polres Metro.

(Lik)
Editor : Husni Alholik

Tinggalkan Komentar Anda