Operasi Simpatik 2017, Polres Metro Tidak Akan Lakukan Penindakan

437
Operasi Simpatik 2017, Polres Metro Tidak Akan Lakukan Penindakan
Kapolres Kota Metro, AKBP. Rali Muskitta saat diwawancarai Sebatin.com usai memimpin apel gelar pasukan di halaman Mapolres setempat, Rabu (01/03/2017). Foto: Arby - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Ada yang berbeda dari operasi yang dilakukan aparat kepolisian dari tahun sebelumnya, pada Operasi Simpatik 2017 ini petugas kepolisian tidak diarahkan untuk melakukan penindakan kepada para pengguna jalan raya.

Jelang operasi simpatik 2017 yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada 1 Maret hingga 21 Maret mendatang, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kota Metro hanya akan memberikan teguran kepada para pelanggar lalu lintas.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Kota Metro, AKBP. Rali Muskitta saat diwawancarai Sebatin.com usai memimpin apel gelar pasukan di halaman Mapolres setempat, Rabu (01/03/2017).

Kapolres mengatakan, dalam operasi simpatik kali ini jajarannya menerjunkan sebanyak 38 anggota Polri dan dibantu 24 personil dari berbagai instansi.

“Operasi berlangsung selama tiga minggu dari tanggal 1 hari ini sampai tanggal 21 Maret. Adapun dalam operasi ini kita melibatkan sebanyak 38 personil dari Polri sendiri, kemudian dari instansi terkait sudah kita ajak untuk sama-sama melaksanakan operasi simpatik ini dengan komposisinya dari Dishub sekitar 20 personil, dari Pol PP juga 20 personil, dari rekan-rekan Sub Den POM sebanyak 4 personil,” ucapnya.

Rali menargetkan, Operasi Simpatik 2017 ini akan melakukan teguran bagi para pelanggar lalu lintas tanpa penindakan berupa tilang. Dirinya mengharapkan, dengan dilakukan teguran masyarakat ke depannya akan semakin mentaati peraturan lalu lintas.

“Targetnya Operasi simpatik ini kita lebih cenderung banyak teguran-teguran tidak ada penindakan, tapi dengan harapan setelah kita beri imbauan, teguran ya mudah-mudahan ke depannya sudah semakin tertib,” harap kapolres Kota Metro.

(Arby)

Tinggalkan Komentar Anda