Panglima TNI Bertekad Bangun Prajurit TNI Profesional dan Rendah Hati

66
Serah Terima Jabatan (Sertijab) Panglima TNI dari Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di lapangan B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (9/12). Foto : Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.

Sebatin.com, Jakarta – Demi mewujudkan TNI yang tangguh dan percaya diri, Panglima baru TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Panglima TNI dari Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepadanya di lapangan B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (9/12).

“Dengan kerja keras, kita yakin cita-cita itu bisa tercapai,” ujarnya.

Dalam menghadapi tantangan tugas TNI kedepan, Panglima TNI menekankan perlunya kebersamaan seluruh prajurit dan Aparat Sipil Negara (ASN) TNI. Sebab, dengan kebersamaan itu serta doa rakyat Indonesia, TNI diyakini mampu melaksanakan tugasnya dalam menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Panglima TNI juga mengatakan bahwa, dalam menghadapi potensi ancaman ke depan, prajurit TNI harus cerdas menerjemahkan setiap bentuk konflik yang sulit diprediksi, dimana diameter konflik tidak lagi menjadi simetris, melainkan lebih sering bersifat asimetris, proxy dan hibrida.

“Potensi ancaman yang perlu dicermati TNI kedepan antara lain, dampak tatanan dunia baru, terorisme, perang siber, kemajuan Cina (china charm offensive) serta kerawanan keamanan di laut perbatasan. Termasuk kejahatan illegal fishing, penyelundupan barang, manusia, senjata dan narkoba yang mengancam keutuhan dan kedaulatan NKRI,” jelasnya.

Selanjutnya, memasuki tahun politik mendatang, orang nomor satu di TNI ini mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI agar memegang teguh netralitas. Hal itu menjadi komitmen TNI dalam memberikan bantuan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan juga Polri dalam mengamankan Pilkada dan Pemilu yang akan berlangsung pada 2018-2019 mendatang, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Panglima yang sebelumnya Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) ini mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Jenderal TNI Gatot Nurmantyo atas segala pemikiran dan usaha untuk menjadikan TNI lebih maju, dan dicintai oleh rakyat.

“Kita tidak bisa pungkiri selama kepemimpinan beliau, telah menjadikan TNI salah satu institusi yang paling dipercaya publik. Selain itu, beliau selalu mengumandangkan slogan bersama rakyat TNI kuat, yang telah membumi dan melekat di hati sanubari rakyat dan prajurit TNI,” pungkasnya.

Dalam rangkaian Sertijab Panglima TNI tersebut dilaksanakan pula kegiatan exit briefing, Sertijab Ketua Umum Dharma Pertiwi dan IKKT Pragati Wira Anggini dari Ny. Nenny Gatot Nurmantyo kepada Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, acara syukuran purna tugas pejabat lama dan pejabat baru Panglima TNI, dilanjutkanacara tradisi pelepasan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan penerimaan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

(Red)
Editor : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda