Panglima TNI : Hai Pengusaha Indonesia !, Mari Bersama Kita Bangun Ekonomi Bangsa

352
Panglima TNI Hai Pengusaha Indonesia !, Mari Bersama Kita Bangun Ekonomi Bangsa 01
Jendral TNI Gatot Nurmantyo dalam acara “Indonesianisme Summit”, di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2016). Foto : Pupen TNI

Sebatin.com, Jakarta – Kepada 400 Pengusaha Indonesia dan Eksekutif Muda Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo mengajak untuk berjuang bersama-sama guna membangun ekonomi bangsa Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI pada acara “Indonesianisme Summit”, yang mengusung tema “Penguatan Daya Saing dan Militansi Talenta Indonesia Dengan Berbasis Kearifan Lokal”, di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2016).

Hadir pula dalam acara tersebut Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, S., Sos., Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar H., Hutagaol, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S., Sos., dan para Menteri Kabinet Kerja serta Ketua Umum Ikatan Alumni ITB.

Panglima TNI Hai Pengusaha Indonesia !, Mari Bersama Kita Bangun Ekonomi Bangsa 02
Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo. Foto : Puspen TNI

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam krisis ekonomi di dunia, kondisi perekonomian Indonesia masih bagus. Untuk itu, diperlukan kebersamaan dalam membangun dan mewujudkan stabilitas politik serta keamanan, agar investasi berjalan dengan baik.

“Pengusaha Indonesia dan Eksekutif Muda Alumni ITB harus berjuang dan bergotong-royong untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pemenang”, ujarnya.

Panglima TNI juga mengingatkan mengingatkan bahwa Bangsa Indonesia adalah milik kita bersama dan Burung Garuda Pancasila yang mencekram kuat pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika jangan sampai lepas, karena itu merupakan Central Of Gravity Indonesia sebagai pemersatu bangsa.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, Indonesia saat ini menjadi rebutan negara lain, karena kaya akan sumber daya alam yang menjadi salah satu negara equator di dunia.

“Presiden Republik Indonesia (RI) pertama Soekarno adalah seorang alumni ITB dan pernah mengingatkan bahwa, kekayaan alam Indonesia nantinya akan membuat iri bangsa-bangsa di dunia, demikian juga Presiden RI Joko Widodo sebagai alumni Universitas Gajah Mada (UGM) pada saat disumpah mengatakan, kekayaan sumber daya alam Indonesia justru akan menjadi petaka buat kita, tujuannya adalah agar kita waspada,” jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI juga menyampaikan, saat ini pergeseran budaya ekonomi terus terjadi dalam masyarakat, sehingga melahirkan krisis ekonomi yang menjadi pemicu terjadinya kompetisi global dan terjadi secara ketat, serta cenderung tidak sehat.

“Budaya kita saat ini hampir tergerus dengan budaya ekonomi dari luar yang sampai saat ini tetap eksis, inilah yang menyebabkan resesi ekonomi dan depresi ekonomi. Hal tersebut mengakibatkan krisis ekonomi dan kompetisi global, yakni meningkatnya tindak kejahatan dan yang paling penting adalah hancurnya tatanan masyarakat”, pungkasnya.

(Puspen TNI : Kolonel Inf Bedali Harefa, S.,H. / Leda Chb K Kuncoro)

Tinggalkan Komentar Anda