Panglima TNI : Indonesia Merdeka Karena Pemuda Saling Bahu Membahu Tanpa Ego

463
Panglima TNI : Indonesia Merdeka Karena Pemuda Saling Bahu Membahu Tanpa Ego
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Saat Menyampaikan Kuliah Umum Dihadapan 350 Mahasiswa/i. Foto: Dok. Puspen TNI

Sebatin.com, Depok, Jawa Barat – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan kuliah umum dengan tema ”Mati Teladani Semangat Juang Pahlawan Kemerdekaan Menuju Indonesia Jaya”, kepada 350 mahasiswa/i Universitas Indonesia dan bebrapa perwakilan dari Universitas Swasta di sekitaran Jakarta. Kuliah umum ini sendiri di selenggarakan di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Rabut (16/11/2016).

Dalam acara ini dihadiri pula oleh, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedro, Danpom TNI Mayjen TNI Dodik Wijanarko, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si,  dan Wakil Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A serta Civitas Akademika Universitas Indonesia.

Dalam kuliah umum tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa Bangsa Indonesia memiliki beragam bahasa daerah, suku dan agama. Nemun dengan keberagaman tersebut Indonesia tidak bisa dipecah belah karena memegang teguh semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan Center of Gravity sebagai pemersatu bangsa.

“Burung Garuda sebagai lambang negara yang mencengkram keras tulisan Bhinneka Tunggal Ika menunjukkan semangat kebangsaan, walaupun berbeda-beda tetapi pada hakekatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan yang harus kita pertahankan,” ujar Panglima TNI.

Kepada mahasiswa/i Panglima TNI menegaskan bahwa, Bangsa Indonesia dapat merdeka karena pemudanya bersatu bahu membahu dan meninggalkan segala ego serta bergotong royong bersama lapisan masyratakat untuk berjuaang meraih kemerdekaan Indonesia dengan semboyan merdeka atau mati.

Menghakhiri kuliah umumnya, Jenderal TNI Gatot Nurmatyo mengingatkan kepada mahasiswa/i tentang ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia, yaitu Proxy War hal ini dilakukan oleh negara lainnya yang menginginkan kekayaan alam Indonesa.

“Indonesia sebagai negara equator  yang sangat kaya akan sumber daya alam adalah warning yang perlu diwaspadai dan menjadi kekhawatiran bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” tutup Panglima TNI.

(Rls Puspen TNI/Red)

Tinggalkan Komentar Anda