Panglima TNI : Stabilitas Keamanan NKRI Terjaga, Soliditas TNI dan Polri Modal Utamanya

187
Soliditas-TNI-dan-Polri-Modal-Utama-01
Pengarahan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di hadapan 1.250 personel TNI dan Polri se-wilayah Provinsi Sulawesi, di lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/10/2017). Foto : Puspen TNI

Sebatin.com, Makasar – Negara dalam keadaan aman maka pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menjadi lebih baik. Guna terlaksanannya kondisi tersebut, soliditas TNI dan Polri menjadi modal utama dalam rangka menjaga stabilitas keamanaan dan politik, serta menjadi tongggak penyangga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan dihadapan 1.250 personel TNI dan Polri se-wilayah Provinsi Sulawesi, di lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/10/2017).

Dalam arahannya, Panglima TNI mengatakan, apabila terjaring sebuah informasi yang khususnya ingin mengadu domba antara TNI dan Polri, hendaknya seluruh anggota dari kedua belah pihak dapat berfikir jernih, sehingga tidak mudah terpengaruh.

“Kalau TNI dan Polri kuat, profesional, bersatu dan tetap solid, maka negara ini pasti menjadi kuat. Dan perlu diingat, bahwa yang orang-orang yang berusaha mengadu domba TNI dan Polri adalah pihak-pihak tertentu yang ingin menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia”, katanya.

Soliditas-TNI-dan-Polri-Modal-Utama-02
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Ditambahkannya, bahwa kondisi keamanan di Sulawesi Selatan saat ini telah kondusif dan aman. Hal tersebut terwujud karena terpeliharanya soliditas TNI dan Polri. Sehingga dengan kondisi tersebut, masyarakat setempat dapat bekerja dan berkarya, sehingga petumbuhan ekonominya menjadi lebih baik.

“Saya minta soliditas TNI dan Polri di Sulawesi Selatan ini dipertahankan agar dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia,” tegasnya.

Mengakhiri pengarahannya di hadapan ribuan personel TNI dan Polri, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa Presiden RI Ir. Joko Widodo sering mengatakan politik TNI dan Polri adalah politik negara dan semuanya didedikasikan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan dalam menjaga keutuhan NKRI, maka semua warga negara termasuk personel TNI dan Porli harus patuh dan taat kepada hukum.

“Panglimanya TNI yang paling tinggi adalah hukum, maka harus taat kepada hukum. Polri sebagai penegak hukum juga harus taat kepada hukum. Kepentingan rakyat adalah di atas segala-galanya, karena rakyat adalah ibu kandung TNI dan Polri”, tutupnya.

(Kolonel Inf Bedali Harefa)

Tinggalkan Komentar Anda