Paripurna DPRD Metro : Fraksi- Fraksi Soroti Masalah Kualitas dan Regulasi Pengerjaan Infrastruktur Tahun 2018

92
Paripurna-DPRD-Metro-Fraksi--Fraksi-Soroti-Masalah-Kualitas-dan-Regulasi-Pengerjaan-Infrastruktur-Tahun-2018
Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Metro Terhadap Raperda Kota Metro, di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Rabu (12/9/18).

Sebatin.com, Kota Metro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Metro terhadap Raperda Kota Metro tentang APBDP 2018.

Dalam paripurna tersebut, pandangan Fraksi PDIP DPRD Kota Metro yang disampaikan Priyatmoko menyoroti banyaknya laporan masyarakat tentang pembangunan jalan lingkungan yang baru seumur jagung sudah ditumbuhi rumput.

“Mohon kiranya kepada DPUTR untuk menindaklanjuti tentang masalah ini. Untuk pekerjaan fisik kami mengharapkan jangan sampai tumpang tindih antara pekerjaan APBD murni tahun 2018 dengan pekerjaan fisik di APBDP 2018,” katanya.

Ketua Fraksi PDIP, Basuki juga meminta penambahan alat kesehatan cuci darah di RSUD Ahmad Yani, untuk dapat terealisasikan.

Sementara itu dari Fraksi Gerindra, yang dibacakan Ariyanto, meminta rincian seluruh pekerjaan di Disporapar. Salah satunya, yakni pengerjaan Lapangan Ganjaragung yang menurutnya, tidak memenuhi syarat untuk dibangun fasilitas lapangan namun dibangun fasilitas lapangan.

“Masyarakat Ganjar Agung, Gajar Asri, Mulyojati sebenarnya minta dibangunkan bangunan SMP. Kami minta rincian menyeluruh proyek-proyek Disporapar baik penujukan langsung maupun tender. Karena semua tidak ada plang nama proyek dan siapa yang mengerjakanya,” katanya.

Ditambahkan oleh Fraksi PKS, melalui Nasrianto Effendi yang menyoroti adanya program atau kegiatan pembangunan fisik yang dilaksanakan oleh dinas terkait namun program tersebut tidak muncul dalam APBD Kota Metro tahun 2018.

“Ini kami temukan di Kelurahan Ganjar Agung, berupa pembuatan lapangan di lokasi persawahan yang terletak di belakang Taman Wisata Palm Indah, dan juga kami temukan berupa pembangunan jalan lingkungan di Kecamatan Metro Utara. Kami mohon penjelasan saudara Wali Kota ?,” ucapnya.

Kemudian, Fraksi PAN yang dibacakan Wiwin Septiani meminta pelaksanaan program dan kegiatan di APBDP 2018 dilaksanakan dengan perencanaan yang matang. Pasalnya, pada APBDP 2018 hanya memiliki waktu efektif sekitar tiga bulan.

“Kami mengharapkan hal ini tidak menjadi alasan untuk pelaksanaan pekerjaan menjadi terburu-buru, tidak tepat sasaran dan mengabaikan kualitas pekerjaan”, tutupnya.

Ditempat yang sama, Wali Kota Metro, Achmad Pairin menjawab terkait masukan soal jalan rusak, yang akan menjadi perhatian pemerintah. Sementara, untuk pembangunan Lapangan Ganjar Agung untuk mengakomodir kebutuhan siswa dan masyarakat Ganjar Agung telah sesuai usulan tertulis dari kelurahan setempat.

“Terkait alat cuci darah di RSUD Ahmad Yani sekarang ada 12 unit. Ini untuk menangani 72 pasien. Di anggaran perubahan ini kita tambah 3 unit sehingga mampu menambah 18 pasien,” tandasnya.

(Adv)

Tinggalkan Komentar Anda