Paripurna DPRD Metro : Pemkot Diminta Kaji Besaran Modal Untuk Bank Lampung

2
Paripurna DPRD Metro Pemkot Diminta Kaji Besaran Modal Untuk Bank Lampung 00
Ist

Sebatin.com, Kota Metro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Eksekutif lebih cermat dalam pengelolaan keuangan daerah, guna menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem-Perda) DPRD Metro, Yulianto mengatakan, kajian yang lebih komprehensif terhadap Raperda sangat dibutuhkan agar segala sesuatu yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah dapat lebih tertib dan profesional.

Paripurna DPRD Metro  Pemkot Diminta Kaji Besaran Modal Untuk Bank Lampung 01
Ist

“Pemkot Metro diharapkan dapat lebih meningkatkan pelayanan, salah satunya terkait pengujian kendaraan bermotor, dengan menyiapkan SDM, sarana prasarana, termasuk prioritas akreditasi alat uji,” ujar Yulianto dalam Paripurna DPRD Metro tentang Penyampaian Pandangan Fraksi-fraksi atas lima Raperda, Rabu (14/10/20).

Dijelaskannya, Pemkot harus mengkaji lebih cermat, terutama mengenai besaran penyertaan modal yang akan dialokasikan ke PT Bank Lampung. “Karena akan berpengaruh pada nilai manfaat yang akan didapat,” terangnya.

“Dan harapannya, kebijakan penyertaan modal ke Bank Lampung dapat mendukung dan sejalan dengan upaya meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan meningkatkan PAD,” terang Yulianto.

Paripurna DPRD Metro  Pemkot Diminta Kaji Besaran Modal Untuk Bank Lampung 03
Ist

Ditambahkannya, Raperda dibuat untuk menjadi landasan dan pelaksanaan pembangunan di Bumi Sai Wawai menjadi lebih maksimal. “Karenanya, perlu kajian mendalam sebelum ditetapkan sebagai Perda,” pungkasnya.

Adapun lima Raperda yang tengah dikaji adalah Pengelolaan Keuangan Daerah, Retribusi Jasa Umum, Retribusi Jasa Usaha, Penyertaan Modal Pemkot Metro pada Bank Lampung, dan Penyelenggaraan Pengelolaan Perpustakaan. (adv)

Tinggalkan Komentar Anda