Pelayanan Publik Kota Metro Mendapat Sorotan Dari Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB

1376
Pelayanan Publik Kota Metro Mendapat Sorotan Dari Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB
Kunjungan Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB di ruang kerja Wali Kota Metro, Rabu (10/08/2016). Foto Facebook - Sebatin.com

Sebatin.com – Tim Pelayanan Publik dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengadakan audiensi dengan Wali Kota Metro Achmad Pairin, Rabu pagi (10/08/2016) di ruang kerja Wali Kota Metro.

Pelayanan Publik Kota Metro Mendapat Sorotan Dari Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB #2
Foto bersama Noviana Andrina, Asisten Deputi Eselon II Kementrian PANRB, bersama Wali Kota Metro Achmad Pairin, di ruang kerja Wali Kota Metro, Rabu (10/08/2016). Foto: Facebook – Sebatin.com

Kunjungan Tim dari Kementrian PANRB yang diketuai oleh Noviana Andrina, S.H., MAP., Asisten Deputi Eselon II Kementrian PANRB, Bidang Kordinasi Pelaksanaan, Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I, bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap pelayanan publik di beberapa instansi di Kota Metro, terkait Kota Metro terpilih menjadi salah satu dari 57 kabupaten/kota untuk menjadi kota percontohan calon Role Model Pelayanan Publik.

Noviana mengatakan, Kota Metro dengan luasnya yang tidak terlalu besar dan dengan penduduknya yang mudah serta cepat untuk menyerap dan beradaptasi terhadap perubahan, maka Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB menjadikan Kota Metro sebagai salah satu kota yang dipilih.

“Kami melihat ada suatu pelayanan yang terus menerus membaik walaupun menurut bapak Wali Kota, Kota Metro hanya memiliki satu (1) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang statusnya sudah terakreditasi dan yang lainnya masih biasa-biasa saja, hal tersebut tidak menjadi masalah bagi kami (Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB), karena bukan berarti yang lain tidak bisa bergerak naik, sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang berharap pada tahun 2019 semua pelayanan publik di Indonesia harus baik 100 persen,“ terang Noviana.

Pelayanan Publik Kota Metro Mendapat Sorotan Dari Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB #3
Audensi Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB dengan Wali Kota Metro Achmad Pairin didampingi Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Evi Roffiyanti, Kabag Organisasi Sekretariat Daerah Kota Metro M. Andi, di Ruang Kerja Walikota Metro, Rabu (08/10/2016). Foto: Facebook – Sebatin.com

Khusus untuk Role Model di 57 kabupaten/kota termasuk Kota Metro, pada tahun 2019 diharapkan ada empat (4) titik, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serta Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), sudah menjadi lebih baik sesuai dengan indikator Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009.

“Secara garis besar pelayanan publik di Kota Metro menurut indikator kami (Tim Pelayanan Publik Kementrian PANRB) sudah baik, tapi memang belum baik sekali dan harus terus berupaya melakukan perubahan guna peningkatan pelayanan publik ke yang lebih baik,” jelas Noviana.

(Ade Embun)

Tinggalkan Komentar Anda