Pemerintah Pekon Bandung Baru Barat Sosialisasikan Pentingnya Pendidikan

106
Pemerintah Pekon Bandung Baru Barat, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, memberikan sosialisi tentang Pendidikan Nasional di Indonesia kepada masyarakat setempat, minggu (12/11). Foto : Sanusi - sebatin.com

Sebatin,com, Pringsewu – Mengingat pentingnya pendidikan di Lingkungan Keluarga Dan Masyarakat, Pemerintah Pekon Bandung Baru Barat, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, memberikan sosialisi tentang Pendidikan Nasional di Indonesia kepada masyarakat setempat, minggu (12/11).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Pekon setempat ini, ada dua item yang dibahas, yakni mengenai Pendidikan Nasional dan tentang Karang Taruna. Sehingga, pada kegiatan itu Tim Pengelola Kegiatan (TPK) juga menghadirkan dua orang Pemateri yakni Basirun Spd sebagai pemateri tentang Pendidikan, dan Shobirin Kasi Trantib Kecamatan Adiluwih sebagai pemateri tentang Karang Taruna.

Dalam pemaparannya, Basirun menjelaskan Pengertian Pendidikan Nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, yang berakar pada nilai-nilai Agama, Kebudayaan Nasional Indonesia serta tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

“Untuk penerapannya, perlu dilakukan dengan sistem keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan Nasional,” Jelas Basirun.

Basirun menambahkan, selain diatas, fungsi pendidikan nasional itu untuk mengembangkan dan membentuk watak, serta peradaban yang beradab dan bermanfaat dalam rangka mencerdaskan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

“Tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, kreatif dan mandiri, serta menjadi warga negata yang demokratis serta bertanggung jawab,” Tegas Basirun.

Sedangkan dalam proses penyelenggaraan lanjut Basirun, pendidikan nasional mempunyai prinsip dilakukan secara adil, demokratis serta dengan sistem terbuka dan bermakna. Sebab, pendidikan diselenggarakan sebagai proses pemberdayaan, pembudayaan, dan memberikan keteladanan untuk membangun kemauan, serta mengembangkan kreativitas peserta didik dengan mengajak peran serta seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan.

(sanusi)
Editor : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda