Pemkot Metro Akan Siapkan Satu Dermaga Dam Raman di 2017

287
Pemkot-Metro-Akan-Siapkan-Satu-Dermaga-Dam-Raman-di-2017
Walikota Metro Achmad Pairin didampingi Wakil Walikota Metro Djohan dan Kepala Disporapar Ir. Yeri Echwan, M.T. saat meninjau persiapan Destinasi Wisata Dam Raman di wilayah Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara, Rabu (18/10/2017). Foto : rani sebatin.com

Sebatin.com Kota Metro – Dalam rangka mensukseskan salah satu visi Kota Metro sebagai Wisata Keluarga, Pemkot Metro menjanjikan Dermaga Perahu di Dam Raman Kecamatan Metro Utara di APBD – P 2017, dan satu Dermaga lagi pada tahun 2018.

Walikota Metro A. Pairin, Rabu (18/10/2017) mengatakan bahwa Pemkot Metro akan menyiapkan sarana penunjang Wisata Keluarga di Dam Raman, seperti perahu, dermaga dan lainnya, dengan demikian akan mempermudah untuk menuju pulau milik Pemkot Metro yang berada diseberang sungai.

“Pada ABT ini, kami (Pemkot Metro, red) akan siapkan beberapa sarana penunjang wisata keluarga di Dam Raman ini berupa perahu, demarga, dan beberapa lainnya. Sebab di seberang sungai ini ada pulau milik Pemkot Metro seluas 24 hektar yang bagus juga untuk tujuan wisata, bahkan ada jembatan gantung menuju pulau itu,” kata A. Pairin.

Ia bahkan menjelaskan, Pemkot Metro juga akan membuat jalan setapak menuju jembatan gantung yang merupakan jembatan penghubung antara pulau dan Dam Raman, artinya para pengunjung bisa memilih perahu atau jembatan gantung ketika akan menuju pulau milik Pemkot Metro yang seluas 24 hektar, katanya saat menyambangi Destinasi wisata Dam Raman.

“Yang jelas akan kita benahi, kami sudah komunikasi dengan BPSDA dan sedang diproses dan dalam waktu dekat akan kami rapatkan. Yang jelas kami siapkan satu dermaga pada tahun 2017, dan satu dermaga lagi di pulau 24 hektar pada tahun 2018. Jenis dermaga adalah dermaga permanen. Tujuan dengan adanya wisata keluarga ini adalah untuk mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Ir. Yeri Echwan, M.T. ditempat yang sama menerangkan, bahwa Pemkot Metro juga sudah berkomunikasi dengan Bank Lampung agar membantu paguyuban Wisata Keluarga Dam Raman seperti CSR, artinya bantuan ini akan dikelola oleh paguyuban.

“Kami sudah minta 2 unit kapal boot kepada BPBD untuk disiagakan termasuk operator tanggap darurat terutama pada Sabtu dan Minggu. Kami juga akan bahas secara teknis terkait insentif operator tanggap darurat, terlebih secara organisasi mereka di bawah BPBD. Untuk rambu rambu titik berbahaya saat mengoperasikan bebek-bebekan juga perahu sudah kami rencanakan, jadi pengunjung mengetahui titik mana yang terdalam sampai yang dangkal,” paparnya.

Ia lantas memastikan bahwa Destinasi Wisata Dam Raman ini adalah benar dipelopori para komunitas. Ada 3 komunitas termasuk Pokdarwis yang berperan mensukseskan Destinasi Wisata Dam Raman, ini seperti komunitas pelajar ‘Ayo ke Dam Raman, Komunitas Purwoasri Bersatu, dan Karangtaruna Lampung Timur.

“Saya harap para komunitas ini bisa membentuk wadah bersama sebagai forum komunikasi, dan hal ini sudah kami komunikasikan dengan BPSDA yang memiliki otoritas di sini,” pungkasnya.

(rani)
Editor : Red.

Tinggalkan Komentar Anda