Pemkot Metro Sambut Mbak Nunik Tinjau Kesiapan Penerapan New Normal di Pasar Kopindo

1
Pemkot Metro Sambut Mbak Nunik Tinjau Kesiapan Penerapan New Normal di Pasar Kopindo

Sebatin.com, Kota Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menerima kedatangan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim guna meninjau kesiapan uji coba penerapan new normal atau kenormalan baru di Pasar Kopindo Kota Metro, Rabu (8/07/20).

Dalam peninjauan nya itu, Chusnunia Chalim yang akrab disapa Nunik didampingi Wali Kota Metro Achmad Pairin dan Wakil Wali Kota Metro Djohan bersama rombongan. Tak hanya sekedar meninjau, Nunik juga tampak membagikan masker kepada para pedagang serta masyarakat yang berbelanja sayuran.

“Saya kunjungan ke Kota Metro ini untuk meninjau kesiapan dalam rangka uji coba penerapan new normal, selain itu untuk mengetahui bagaimana ketahanan pangan di Kota Metro,” ujar Nunik.

Sementara itu, Wali Kota Metro Achmad Pairin mengatakan pihaknya ikut melakukan tinjauan tersebut untuk mengetahui koperasi para pedagang pasar di Kota Metro. Dari tinjauan tersebut diketahui bahwa kondisi koperasi di Kota Metro sudah berjalan dengan baik. “Koperasi pasar berjalan, anggota juga sudah mencapai 200 orang. Sehingga perekonomian dapat ditopang dengan koperasi,” ujarnya.

Dia menambahkan peninjauan tersebut juga dilakukan untuk menggalakkan kembali perekonomian di pasar Metro. “Karena masa pandemi covid-19 ini dikhawatirkan tingkat perekonomian menurun. Tapi untuk di Kota Metro tidak,” kata dia.

Pairin juga meminta agar para pelaku usaha tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. “Pelaku usaha diminta menjaga daya beli dan mempertimbangkan kondisi tatanan baru covid-19,” kata dia.

Sementara itu, Kabid Perdagangan, Dinas Perdagangan Kota Metro, Alfajar Nasution menjelaskan, tinjauan Wakil Gubernur tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat perekonomian di Kota Metro. Selain itu juga untuk melihat keberadaan koperasi pasar di Kota Metro.

“Di masa pandemi covid-19, Ibu Wakil Gubernur ingin mengetahui kondisi pasar di Kota Metro. Selain itu bagaimana koperasi pasar dan rencana kesiapan program digitalisasi pasar. Sehingga kedepannya diharapkan tidak lagi ada transaksi manual, namun dilakukan melalui digitalisasi,” ujarnya. (red)

Tinggalkan Komentar Anda