Pemkot Metro Tinjau Progres Pembangunan GSG Bumi Sai Wawai

26

Sebatin. com, Kota Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, melalui Walikota Metro, Achmad Pairin, menjelaskan kepada media terkait progres pelaksanaan pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) Bumi Sai Wawai, yang saat ini telah mencapai tahapan 10,64 persen. “Artinya, progres pembangunannya sudah melebihi target dari Pemkot Metro pada bulan ini (Agustus 2018, red) yakni sekitar 9 persen”, ujar Achmad Pairin disela-sela tinjauannya di lokasi proyek GSG Bumi Sai Wawai, Jumat (03/07/2018).

Sudah sesuai rencana. Saat ini, pebangunan masih pada tahap penganyaman besi untuk pengecoran. Sementara itu, untuk pembangunan tiang dan lantai I ditarget selesai pada bulan Agustus ini. Nanti bulan Oktober cor beton sampai lantai atas. Baru pada bulan November masuk ke pembangunan atap”, jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, Pemkot Metro menargetkan pembangunan GSG Bumi Sai Wawai selesai bulan Desember 2018. “Harus selesai bulan Desember ini. Makanya saya cek seperti apa progresnya. Saya juga minta Kadis PUTR untuk mengecek setiap minggu untuk melihat progresnya”, katanya.

Pada bulan Desember 2018, lanjut dia, dana APBD yang digunakan untuk pembangunan GSG Bumi Sai Wawai akan di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Nantinya, setelah audit BPK selesai, pembangunan gedung tersebut akan dilanjutkan untuk melengkapi aksesoris gedung tersebut.

Aksesoris yang lain kita anggarkan 2019. Jadi nanti prosesnya pada bulan Desember 2018 akan diperiksa BPK tentang APBD yang disalurkan untuk pembangunan ini. Diperiksa kelayakan dan lainya. Nanti dari Desember 2018 sampai Mei 2019 pembangunan istirahat dulu sambil menunggu audit dari BPK. Nanti mulai lagi pembangunan lagi pada bulan Juli 2019. Jadi nanti tahun 2020 gedung ini sudah bisa digunakan”, paparnya.

Ketua Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Ivan Jaka menuturkan, progres pembangunan GSG Bumi Sai Wawai sudah sesuai rencana. Pasalnya, target-target pembangunan sudah selesai.

“Sudah bagus, sudah mengikuti ritme. Karena target-targetnya juga sudah selesai. Tentu akan kita pantau terus. Kami dari nol sampai selesai akan mendampingi terus”, tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR Kota Metro, Robby K. Saputra menerangkan, untuk pembangunan pada tahun 2019, diperkirakan akan menelan dana sebesar Rp 16 Milyar.

“Pembangunan di 2019 kita perkirakan 16 M. Itu untuk melengkapi aksesoris yang belum”, terangnya.

Ditambahkanya, tidak ada perpanjangan waktu untuk pembangunan GSG Bumi Sai Wawai. Nantinya, jika mendekati akhir jika belum sesuai progres, DPUTR akan meminta kontraktor untuk bekerja lembur. Ini, agar pembangunan ini selesai sesuai rencana.

“Kita tegas. Harus selesai Desember. Bahkan kalau dari kami (DPUTR, red) harus selesai bulan November. Jadi Desember itu tinggal seleksi berkas. Kalau sudah mendekati waktu akhir tapi progres tidak memenuhi, kita minta mereka untuk kerja lembur”, tutupnya.

(Embun)

Tinggalkan Komentar Anda