Pemprov Lampung Ajak Nahdliyin Ikut Wujudkan Masyarakat Berkualitas dan Berdaya Saing

8
Pemprov-Lampung-Ajak-Nahdliyin-Ikut-Wujudkan-Masyarakat-Berkualitas-dan-Berdaya-Saing-01
Plt. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, saat menyampaikan sambutan dalam acara Silaturahmi Nasional Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Se-Indonesia, di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, Senin (2/7/2018).

Sebatin.com, Bandar Lampung – “Ayo, warga Nahdlatul Ulama (NU), bersinergi dan berpartisipasi aktif mewujudkan masyarakat Lampung yang berkualitas, berdaya saing dan berakhlakul karimah, melalui penguatan dakwah yang berfokus pada pengembangan Islam”.

Hal itu diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat dalam acara Silaturahmi Nasional Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Se-Indonesia, di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, Senin (2/7/2018).

“Sebagai organisasi keagamaan, NU telah membuktikan sumbangsihnya dalam menjaga NKRI. NU sangat berperan dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa ini terutama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat serta memberikan nilai-nilai agama yang sesuai dengan cara pandang hidup bangsa Indonesia”, ujar Taufik Hidayat.

Dirinya juga mengatakan, saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, fokus dalam melaksanakan percepatan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, yaitu dalam bidang pembangunan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat. “Harapannya akan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Lampung, sekaligus mengurangi kesenjangan yang ada, baik antar individu ataupun antar wilayah”, jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Taufik Hidayat, Pemprov Lampung juga fokus terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang potensial dan kompetitif untuk menjadikan Lampung sebagai provinsi yang selalu bergerak maju dalam roda pembangunan. “Memajukan Provinsi Lampung tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tetapi diperlukan kerja nyata, inovasi dan kreatifitas kita semua, termasuk keluarga besar PWNU Provinsi Lampung serta stakeholder terkait dan seluruh Iapisan masyarakat memiliki tanggungjawab yang sama sesuai dengan profesi yang dimiliki”, tutupnya.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, saat menerima penghormatan sekapur sirih dari penari adat Lampung.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj menjelaskan, semangat kebangsaan dan nasionalisme. Menurutnya, pada prinsip nasionalisme haruslah sejalan dengan agama Islam. “Nabi Muhammad diperintahkan untuk membangun umat islam yang modern dan cerdas, serta tidak radikalisme”, jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan, Nabi Muhammad sangat melarang akan adanya permusuhan. “Tidak boleh ada permusuhan karena beda agama, suku, warna kulit, dan lainnya, kecuali kepada yang melanggar hukum seperti teroris, pejabat korupsi dan penjudi”, tegas KH Said Aqil Siradj.

“Dan NU juga punya peran, dalam menentukan nasib proklamasi kemerdekaan Indonesia. Semoga NU kedepannya semakin lebih baik dan bermanfaat bagi NKRI. Dan Lampung menjadi daerah maju serta sejahtera yang masyarakatnya kaya, memiliki akhlak baik, iman kuat, rukun dan solid”, pungkasnya.

(*)

Tinggalkan Komentar Anda