Pemprov Lampung Gelar Gala Dinner Sambut Seminar Festival Krakatau 2018

3
Pemprov-Lampung-Gelar-Gala-Dinner-Sambut-Seminar-Festival-Krakatau-2018-01
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Hery Suliyanto saat memberikan sambutan dalam acara Gala Dinner, Seminar Nasional Lampung Krakatau Festival (LKF) ke XXVIII, Tahun 2018, di Bukit Randu Resto, Kamis (23/8/18) malam.

Sebatin.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengadakan kegiatan Gala Dinner, untuk menyambut para peserta Seminar Nasional Lampung Krakatau Festival (LKF) ke XXVIII, Tahun 2018, yang dilaksanakan di Bukit Randu Resto, Kamis (23/8/18) malam.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Hery Suliyanto yang mewakili Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, mengatakan, Pemprov Lampung sangat memerlukan peran ilmuan yang berwawasan pariwisata dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing, sehingga dunia pariwisata di Lampung dapat terus maju dan berkembang.

“Pertemuan malam ini merupakan ajang silaturahmi dan ramah tamah sebelum melaksanakan forum ilmiah besok hari yang akan mengulas keberadaan Gunung Krakatau serta kemungkinan pemanfaatannya di masa yang akan datang”, tutur Hery Suliyanto.

Pemprov-Lampung-Gelar-Gala-Dinner-Sambut-Seminar-Festival-Krakatau-2018-02
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung, Hery Suliyanto bersama para tamu undangan Ilmuwan dan Budayawan.

Dalam Seminar Internasional yang terselenggara berkat adanya kerjasama antara Pemprov Lampung dan Perguruan Tinggi Itera tersebut, lebih difokuskan guna membahas Gunung Krakatau sebagai potensi Sumber Daya Alam (SDA). “Kedepan Gunung Krakatau dapat menjadi bagian dari destinasi wisata unggulan Provinsi Lampung. Saat ini animo dan antusias para turis luar, begitu besar untuk berkunjung ke gunung itu”, pungkas Hery Suliyanto.

Turut hadir dalam kegiatan Gala Dinner tersebut, para ahli budaya dari Australia Dr. Aline Scott Maxwell dan Mitchell Mollison, Prof Tukirin Partomiharjo, dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan Ir Igan Sutawijaya dari Pusat Vulkanologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Indonesia.

(*)

Tinggalkan Komentar Anda