Pengacara Kondang Asal Kota Metro Eddy Law Emban Tugas Sebagai Duta Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM)

420
Pengacara Kondang Asal Kota Metro Eddy Law Emban Tugas Sebagai Duta Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM)
Edi Ribut Harwanto bersalaman usai dilantik sebagai duta perdamaian oleh Presiden MAPIM Mohd. Azmi Abdul Hamid di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (11/10) lalu. (Foto:Dok.MAPIM)

Sebatin.com, Kota Metro– Pengacara kondang asal Kota Metro Eddy Law, yang juga merambah di dunia ke artisan ibukota sebagai penyanyi dan pesulap, di dampuk menjadi duta perdamaian dunia untuk umat islam oleh Majelis Prundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM), sebuah lembaga yang peduli terhadap isu perdamaian. Penghargaan tersebut di serahkan oleh Presiden Mapim Dr. Mohd Azmi bin Abdul Hamid di Shah Alam, Selangor, Malaysia, Rabu (11/10/2017).

Pemilik nama asli Edi Ribut Harwanto itu merupakan salah satu dari 35 orang di dunia, di antaranya Siti Nurhaliza, yang terpilih untuk membawa misi Mapim melakukan gerakan terciptanya perdamaian bagi dunia.Eddy law merupakan satu satunya publik figur sederetan artis indonesia yang di tunjuk sebagai duta perdamaian dunia, karena dinilai memiliki kontribusi besar untuk menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian dunia, apalagi albumnya bertajuk Suara Hati cukup popular di Malaysia.

Ketenaran tersebut diharapkan dapat membantu Mapin dalam membina jaringan dengan berbagai pihak di Indonesia untuk pengumpulan dana kemanusiaan, baik di dalam maupun luar negeri.

“Saya terharu dinobatkan sebagai duta perdamaian dunia untuk umat islam oleh Mapin. Mudah- mudahan saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” Kata dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kota Metro-Lampung, Jumat (20/10/2017).

Sebagai duta perdamaian dunia, ia akan menjalankan misi kemanusiaan di Thailand, Filipina, Myanmar, Kamboja, Palestina, Syria, Somalia, Kashmir, India dan Afghanistan.

“Sebelumnya kami telah mengirimkan bantuan bagi pengungsi Rohingnya dan dalam waktu dekat memberangkatkan sukarelawan dan bantuan kemanusiaan ke Myanmar”. Ujar kandidat doktor Ilmu Hukum di Universitas Diponogoro, Semarang.

Bahkan, Eddy bakal berduet bareng penyanyi kondang negeri jiran, Ida Ayu dalam tembang bertema kemanusiaan yang di tulis oleh Youngki RM, Wahyu WHL, dan musisi asal Malaysia, Aidir. Rencananya lagu yang ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia tersebut didistribusikan keseluruh dunia.

Sebelumnya Eddy menjelaskan sewaktu bertandang ke Malaysia, selain memenuhi undangan MAPIM, ia juga mempromosikan singgel terbarunya Adinda yang berduet dengan Neng Oshin. Keberhasilan yang di capai oleh salah satu putra daerah terbaik Provinsi Lampung ini, sudah sepatutnya di apresiasi dan dukungan oleh seluruh pihak, selain membawa nama baik negara, Eddy Law juga turut mengharumkan nama Provinsi Lampung khususnya Kota Metro, tempat dirinya memulai karir hingga menggapai kesuksesan di ibukota baik sebagai pengacara ternama ibukota, maupun di kancah dunia keartisan.

(Red)

Tinggalkan Komentar Anda