Pengelolaan Lapser Ditarget 15 Juta Rupiah per Tahun

278
Pengelolaan Lapser Ditarget 15 Juta Rupiah per Tahun
Kepala UPT Sarana dan Prasarana Olahraga Kota Metro Heri Widarto. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sarana dan Prasarana Olahraga Gelanggang Olahraga (GOR) Jurai Siwo Metro ditarget 15 juta rupiah pertahun untuk pengelolaan Lapangan Samber (Lapser).

Kepala UPT Sarana dan Prasarana Olahraga Heri Widarto mengatakan, target tersebut akan sulit terealisasi. Pasalnya, event yang diselenggarakan oleh perusahaan rokok sebagai penyumbang tersebar sudah tidak diperbolehkan lantaran ada Perda KTR.

“Kalau dulu Rp. 15 juta itu tercapai. Kalau tahun ini sepertinya tidak tercapai, karena ada Perda KTR itu. Iklan rokok juga kan tidak boleh dipasang di jalan protokol dan event rokok juga tidak boleh. Apalagi Lapser kan di sekitaran kawasan pendidikan. Kemarin itu Projam yang disponsori oleh Pro Mild saya tolak. Karena memang tidak boleh. Sebenarnya kalau itu boleh ya tercapai,” katanya.

Selain itu, terus Heri, hingga saat ini belum ada event-event besar lainnya yang sebesar event yang dilaksanakan oleh event rokok. Karenanya, perolehan PAD dari Lapser akan sulit untuk tercapai.

Ia menjelaskan, untuk sewa Lapangan Samber bervariasi. Untuk event bisnis siang hari Rp. 3 juta sedangkan untuk sosial semacam jalan sehat Rp. 500 ribu.

“Jadi bisnis sama sosial itu berbeda. Dan untuk tarif sewa Lapser yang malam hari juga berbeda lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan untuk pengelolaan Lapser bukan lagi di UPT Sarana dan Prasarana Olahraga. Namun, akan langsung ke bidang pariwisata pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata.

“Untuk sekarang masih kita, tapi nanti sudah bidang pariwisata. Karena Lapser kan akan dibuat menjadi tempat wisata keluarga,” tambahnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda