Peringati Hari Jadi Provinsi Lampung ke 53, DPRD Kota Metro Gelar Rapat Paripurna Istimewa

279
Peringati Hari Jadi Provinsi Lampung ke 53, DPRD Kota Metro Gelar Rapat Paripurna Istimewa
Rapat paripurna istimewa DPRD Kota Metro tentang Peringatan Hari Jadi ke-53 Provinsi Lampung Tahun 2017, Senin (20/03/2017).

Sebatin.com, Kota Metro – Memperingati hari jadi Provinsi Lampung yang ke 53, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar rapat paripurna istimewa di ruang sidang DPRD Kota Metro, Senin (20/3/2017).

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda tersebut, dihadiri oleh Wali Kota Metro Achmad Pairin, Wakil Wali Kota Metro Djohan, Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Fahmi Anwar, Wakil Ketua II Nuraida, seluruh anggota DPRD Kota Metro, Fokorpimda, Plt. Sekda Kota Metro, Kepala Satker, Camat, dan Lurah se-Kota Metro.

Wali Kota Metro Achmad Pairin yang menyampaikan sambutan Gubernur Lampung mengatakan, di usia yang ke-53 ini, banyak kemajuan pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Lampung. Diantaranya dengan meningkatnya peringkat daya saing yang diterbitkan oleh Asia Competitiveness Institute, bahwa Provinsi Lampung dari Peringkat 25 pada Tahun 2015 meningkat menjadi Peringkat 18 pada Tahun 2016, dari seluruh Provinsi di Indonesia.

“Peningkatan daya saing tersebut ditunjukkan dengan kinerja pertumbuhan ekonomi tiga tahun terakhir yang selalu di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Di mana, pada Tahun 2016, ekonomi Provinsi Lampung tumbuh 5,15% (year on year) di atas angka pertumbuhan nasional 5,02%. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Lampung Tahun 2016 berada pada posisi keempat di Sumatera setelah Bengkulu, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara,” katanya.

Seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran di Provinsi Lampung juga menurun. Di mana, pada tahun 2016 tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,62 persen di bawah nasional, yaitu sebesar 5,61 persen.

Selain itu, Provinsi Lampung sejak Tahun 2015 telah juga meluncurkan Program Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa). Di mana program ini, merupakan program pengentasan kemiskinan berbasis desa, yang ditetapkan kepada 380 desa tertinggal di 13 kabupaten dengan alokasi masing-masing desa sebesar 300 juta rupiah.

“Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi di pedesaan melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan atau kegiatan ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja lebih besar dari kelompok masyarakat miskin dan memberikan nilai tambah dengan memanfaatkan bahan baku sumberdaya lokal,” tuturnya.

Di momen HUT Provinsi Lampung ini, terus Pairin, hendaknya dijadikan sebagai sarana instropeksi terhadap apa yang telah dan akan dilakukan demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Ketua DPRD Metro Anna Morinda berharap, di usia Provinsi Lampung yang menginjak 53 tahun, perekonomian Lampung semakin maju, masyarakat secara mandiri melakukan gerakan ekonomi secara makro agar indeks perekonomian Lampung naik.

“Kita juga berharap masyarakat menanamkan nilai persatuan dan kesatuan dalam dirinya hingga kita tidak mudah terpecah belah. Dan kalau masyarakat kenyang, masyarakat mandiri secara ekonomi, kita tidak akan mudah dipecah oleh apapun termasuk isu sara. Dan kita juga berharap Lampung itu kalau masuk televisi yang positif,” harapnya.

Usai sidang, dilanjutkan dengan penanaman 5 batang pohon kurma di depan gedung DPRD. Penanaman pohon tersebut diawali oleh Wali Kota Metro Achmad Pairin dan Wakil Wali Kota Metro Djohan, diikuti Ketua DPRD Metro Anna Morinda bersama Wakil Ketua I Fahmi Anwar dan Wakil Ketua II Nuraida, dan dilanjutkan Forkopimda Kota Metro. (Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda