Peserta Aksi PPRL Diterima Mediasi Oleh Komisi V DPRD Provinsi Lampung

246
Peserta Aksi PPRL Diterima Mediasi Oleh Komisi V DPRD Provinsi Lampung
Perwakilan masa aksi diterima Komisi V DPRD di ruangan Komisi, Selasa (02/05/2017). Foto: Reza - Sebatin.com

Sebatin.com, Bandar Lampung – Aliansi Organisasi Buruh, Mahasiswa dan Wanita yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) mengadakan aksi dengan longmarch dari Masjid Agung Al Furqon sampai gedung DPRD/Gubernur Lampung.

Aksi yang dilaksanakan saat bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini, memiliki beberapa tuntutan, di antaranya merupakan masalah pendidikan, yaitu terkait uang kuliah Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri yang mahal dan tidak ada bedanya dengan uang kuliah perguruan tinggi swasta, selain itu masa aksi juga menuntut kejelasan kasus simpang siur SD N 2 Palapa Bandar Lampung, yang akan dialih fungsikan oleh Wali Kota Herman H.N.

“Kami memohon kepada DPRD Provinsi untuk bisa mengajukan aspirasi kami ke pemerintah pusat, meskipun kebijakan tersebut adalah dari pemerintah pusat, tetapi DPRD Provinsi juga memiliki kewenangan untuk menyampaikan aspirasi kami terkait uang kuliah yang mahal,” ungkap Yohanes koordinator aksi kepada Komisi V DPRD.

Selain menyoroti kasus pendidikan, mereka juga menuntut DPRD untuk memanggil Direktur Rumah Sakit Abdoel Muloek terkait kasus Tenaga Kerja Sukarela (TKS) RSUAM yang masih belum jelas nasib dan kelanjutan statusnya.

Kemudian pihak Komisi V DPRD Provinsi yang diwakili oleh Wakil Ketua Komisi V, Khaidir Bujung, beserta Abdullah Fadri Auly (F. PAN) dan Yandri Nazir (F. Demokrat), menyampaikan bahwa akan menindaklanjuti laporan massa aksi kepada DPRD. (Reza)

Tinggalkan Komentar Anda