Petani Sayuran Karangrejo Raih Omset Rp. 2 Juta Sekali Panen

441
Petani Sayuran Karangrejo Raih Omset Rp. 2 Juta Sekali Panen
Sayuran selada (Ilustrasi)

Sebatin.com, Kota Metro – Warga Kelurahan Karangrejo Kecamatan Metro Utara memang mayoritas berprofesi sebagai petani. Tak ayal, banyak warga yang menanam sayuran, baik di pekarangan rumah maupun di sawah.

Salah satunya, yakni Giran (70), warga Karangrejo yang sudah menggeluti sayuran sejak ia masih muda. Giran menjelaskan, pihaknya saat ini hendak menanam sayuran bayam,
caisim, dan selada.

“Pupuk untuk memancing pertumbuhan saya menggunakan kotoran ayam. Tapi nanti kalau tumbuh tetap menggunakan pupuk urea,” jelasnya.

Untuk penjualan, lanjutnya, sayuran tersebut tidak dijual di Kota Metro. Ketika sudah panen, sayuran tersebut langsung dibeli oleh agen dan dikirim keluar daerah.

“Kalau disini malah tidak dijual di Metro, tapi di luar daerah. Karena begitu panen sayurannya sudah diambil agen untuk dikirim keluar,” tuturnya.

Dalam setiap panen, kata dia, pihaknya atau petani sayuran lain bisa meraih omset hingga Rp 2 juta lebih.

“Tapi tergantung dari bagus tidaknya benih yang disemai dan banyaknya benih yang tumbuh. Juga dari tinggi atau tidaknya harga sayuran tersebut. Kalau sayuran tersebut banyak dan pertumbuhannya bagus malah bisa lebih, ditambah lagi harganya yang tinggi hasilnya pun juga lumayan,” katanya.

Ia menambahkan, harga sayuran untuk saat ini sedang naik. Untuk bayam, per ikatnya seharga Rp. 900, selada Rp. 1.750 sampai Rp. 2.000, caisim Rp. 450 sampai Rp. 500 dan untuk kangkung Rp. 600 perikat.

“Harga tersebut untuk hari-hari ini saja, tetapi tidak tau kalau besok, karena harga sayuran ini naik turun,” paparnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda