Pimpinan Media Online di Lampung Jalani Sidang Gugatan Sengketa informasi

278
Pimpinan Media Online di Lampung Jalani Sidang Gugatan Sengketa informasi
Plang nama Komisi Informasi Provinsi Lampung. Foto: Ist

Sebatin.com, Bandar Lampung – Pimpinan Redaksi (Pimred) media online Suryaandalas.com, Andi Priyadi menjalani sidang gugatan sengketa informasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang provinsi Lampung (sebelumnya Dinas Bina Marga), Selasa (17/01/2017).

Dalam sidang gugatan sengketa informasi di Sekretariat Komisi Informasi (KI) Lampung tersebut, dilakukan agenda Pemeriksaan Awal sengketa informasi.

Andi mengganggap pihak Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Lampung kurang transparansi dalam memberikan informasi kepada publik. Dirinya berujar, banyak kerugian akibat sulitnya mendapatkan informasi dari dinas tersebut. Terkait dugaan kurangnya transparansi dan keterbukaan informasi pada publik menjadi alasan dirinya mengajukan sengketa informasi.

“Karena berdasar UU informasi publik itu harus dibuka dan terbuka. Namun ada pengecualiannya,” kata Andi selaku pemohon sengketa informasi saat memberikan keterangan awal di ruang sidang KI Lampung, selasa (17/01/2017).

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU dan Penataan Ruang Provinsi Lampung Tony Ferdinansyah yang mewakili Kadis Budhi Darmawan mengatakan, jika pihaknya tidak dapat memberikan semua informasi pada publik terlebih pada media, artinya jika berbicara informasi pihaknya tidak alergi, namun memang ada hal yang tidak boleh disampaikan atau diberikan karena mungkin menyangkut dokumen negara.

“Yang tidak perlu diketahui dan diberitahukan pada media,” kata Tony dalam rilis yang dikiramkan andi melalui media sosial.

Saat disinggung soal lambatnya tanggapan oleh instansinya sejak permohonan informasi yang diajukan Suryaandalas.com pada 29 September 2016 dan 19 Oktober 2016 lalu. Tony mengaku, sebelumnya memang sudah ada upaya untuk memberikan keterangan namun belum ada titik temu sehingga berlanjut pada sidang.

“Sebenarnya saudara pemohon merupakan bukan orang lama dan kami kenal,” ucap Tony.

Sidang perdana gugatan sengketa informasi ini memasuki tahap Pemeriksaan Awal, dalam sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Komisioner KI As’ad beserta 2 anggota Mejelis Komisioner Budi Jaya Idris dan Khalida yang berjalan sekitar kurang lebih 40 menit untuk mendengarkan keterangan dari 2 belah pihak. Sementara itu dari pihak Dinas PU dan Penataan Ruang diwakili 4 orang.

Hingga sidang ditutup kedua belah pihak sudah menyampaikan beberapa alasan dan keberatan dari porsi masing-masing, adapun sidang selanjutnya akan digelar pada 2 Februari mendatang. (Rls/Arb)

Tinggalkan Komentar Anda