Polres Kota Metro Berhasil Mengungkap Kasus Curat dan Penyalahgunaan Narkotika

693
Polres Kota Metro Berhasil Mengungkap Kasus Curat dan Penyalahgunaan Narkotika
Polres Kota Metro Berhasil Mengungkap Kasus Curat dan Penyalahgunaan Narkotika. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro, Lampung – Jajaran Polisi Resort (Polres) Kota Metro berhasil mengungkap kasus pencurian dan pemberatan (Curat) serta kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Untuk kasus Curat, petugas mengamankan dua tersangka, yakni Ali Sarifudin Bin Romli serta Riki Ganda Saputra Bin Kisno Karim, keduanya berasal dari Desa Bumi Jawa, Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur. Sedangkan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika, petugas berhasil mengamankan Effendi Bin Usman (28) warga Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.

Di ruang Press Release Polres Metro (07/11/2016) Kapolres Metro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rali Muskitta mengatakan, bahwa dari empat orang tersangka, yang berhasil diamankan baru dua tersangka. Sementara kedua tersangka lainnya, yakni Iwan dan Indra, masih dalam pengejaran Tim Tekab 308 Polres Metro.

Kapolres menjelaskan, bahwa kasus curat tersebut terjadi pada 31 Oktober 2016 lalu. Di mana, keempat tersangka pada pukul +/- 12.00 WIB jalan-jalan keliling Kota Metro untuk mencari rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya. Awalnya, keempat pelaku hanya berkeliling di wilayah Mulyojati dan Hadimulyo Barat, barulah kemudian mereka menuju ke Rawasari.

”Sampai di Rawasari, Iwan salah satu tersangka yang masih dalam pengejaran, mengajak tersangka lainnya untuk mampir ke rumah korban yang beralamat di Jl. Letkol. KH. A. Yasin, Rt/Rw 27a/05, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, dengan berpura-pura menjadi tamu dengan mengetuk-ngetuk pintu. Karena melihat rumah dalam kondisi kosong, Iwan mencongkel gembok garasi, kemudian dua tersangka lainnya masuk. Salah satu tersangka yakni Ali Sarifudin mengawasi keadaan sekitar,” jelasnya.

Dari rumah tersebut, tersangka mengambil 6 buah gelas keramik, 6 buah piring lepek, 1 teko keramik, 1 unit TV 21 Inch merek Sharp, 6 cincin batu akik, dan 1 unit HP merek Samsung J1. Barang-barang tersebut dibawa ke rumah Ali Sarifudin untuk dibagi-bagi.

”Tersangka ini spesialis rumah kosong. Mereka sudah 20 kali melakukan pencurian dengan 1 TKP di Lampung Timur sisanya di Kota Metro. Dari 20 pencurian, 13 diantaranya dilakukan di Kecamatan Metro Pusat,” ungkapnya.

Untuk kasus tindak penyalahagunaan narkotika, Lanjut Rali, tersangka Efendi Bin Usman diamankan di Jl. Raflesia Kelurahan Mulyojati Kecamatan Metro Barat. Bersamaan dengan tersangka, petugas juga mengamankan 1 buah gulungan plastik klip kecil yang di dalamnya berisi butiran kristal bening yang setelah diselidiki ternyata sabu-sabu seberat 0,29 gram.

”Penangkapan ini berawal dari laporan warga, bahwa ada tindak penyalahgunaan narkotika. Kemudian dilakukan penyelidikan oleh anggota Resnarkoba Polres Metro. Tersangka ini hanya berperan sebagi pemakai,” lanjutnya.

Ia menambahkan, Ali Sarifudin Bin Romli serta Riki Ganda Saputra Bin Kisno Karim dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun.

”Sementara untuk Efendi Bin Usman dikenakan pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan hukuman penjara paling singkat 4 tahun,” ungkapnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda